Tenun Sumba Identik dengan Corak Binatang

Jakarta - Kain tenun asal Sumba Timur, NTT yang dihadirkan di pameran Festival Tekstil Indonesia, Selasa (8/11/2011) lebih didominasi oleh corak binatang.

Hal ini dibenarkan oleh seorang pelestari kain tenun asal Sumba Timur, Umbu Turupaita saat diwawancarai Tribunnews.com.

"Semua kain tenun asal Sumba Timur bermotif binatang, alam dan manusia. Motifnya seperti itu karena memang sudah turun temurun dari nenek moyang kami," jelas Umbu yang memakai kain tenun corak kuda.

Umbu menjelaskan, kain di Sumba Timur memiliki tiga fungsi yaitu untuk diperjualbelikan, untuk upacara adat, dan untuk pembungkus mayat.

"Harga kain tenun di Sumba, cukup mahal antara 2 hingga 3 juta rupiah. Nilai ekonomisnya cukup tinggi karena pembuatannya masih tradisional, bahkan ada yang dipintal menggunakan tangan," ucap Umbu.

Umbu menambahkan, harga kain akan makin mahal jika kain tersebut usianya sudah sangat tua dan dipintal menggunakan tangan. "Jika dipintal dengan tangan harganya bisa mencapai puluhan juta," tambah Umbu.

-

Arsip Blog

Recent Posts