Pemerintah Utamakan Promosi Kuliner Khas Nusantara

Jakarta - Tahun ini, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan fokus mempromosikan kuliner khas Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat mengingat kuliner berkaitan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kuliner Indonesia akan dijadikan ikon pariwisata untuk menarik wisatawan mancanegara karena prospektif sebagai pintu gerbang sekaligus citra pariwisata Indonesia," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.

Dikarenakan variasi kuliner Indonesia sangat beragam, harus ditentukan dulu mana yang akan menjadi ikon. Jika sudah kuliner tersebut harus memiliki standar pelayanan. Misalkan rendang. Negara lain juga ada yang memiliki rendang sehingga rendang Indonesia harus memiliki resep dan standar yang sama agar rendang Indonesia bisa dicirikan dimanapun keberadaannya.

Pemerintah juga akan mengembangkan strategi untuk memfasilitasi restoran-restoran di Indonesia. Seperti halnya yang dilakukan Thailand yang turut memfasilitasi restoran-restoran negaranya yang ada di luar negeri dengan menaruhkan brosur-brosur pariwisata.

Tak lupa Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyertakan kopi sebagai upaya mempromosikan pariwisata di luar negeri. Aroma kopi yang khas selalu berhasil menarik pengunjung. “Kami nanti akan inventaris restoran-restoran Indonesia yang ada di luar negeri” ucap Mari.

Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, juga menuturkan bahwa Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memaksimalkan potensi kuliner yang dimiliki bangsa sebagai upaya meningkatkkan kunjungan wisatawan. Menurut beliau kuliner sangatlah prospektif dan menjadi pintu gerbang pariwisata dan industri kreatif.

-

Arsip Blog

Recent Posts