Anggrek Hitam Ramaikan Pameran Bunga di Belanda

Jakarta - Keragaman bunga dan tanaman Indonesia siap menjadi daya tarik wisatawan luar negeri lewat sebuah pameran di Belanda. Dua di antaranya adalah buah merah dan anggrek hitam.

Sejumlah bunga dan tanaman yang menjadi ciri khas Indonesia akan dipromosikan pada ajang Venlo World Expo Floriade 2012. Pameran akan berlangsung di Venlo, Limburg, Belanda, pada 4 April hingga 7 Oktober 2012.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengungkapkan, ajang ini menjadi bentuk promosi tanaman dan bunga khas Indonesia. "Partisipasi Indonesia dalam acara ini lebih mempromosikan keragaman hayati yang dimiliki Indonesia seperti buah merah dari Papua," katanya saat jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (14/2/2012).

Jumlah tanaman dan bunga yang dibawa sebanyak 160 macam yang khas dimiliki Indonesia. Contoh tanaman dan bunga yang akan dibawa, seperti pohon pisang, palem, sikas, kamboja, dan masih banyak lainnnya.

"Tanaman dan bunga itu baru kami yang bawa. Belum lagi daerah seperti DKI Jakarta, Kalteng, Jatim, Kalsel, NTB, NAD, Kaltim, dan Maluku yang akan membawa tanaman dan bunga yang menjadi ciri khas daerah tersebut, misalnya anggrek hitam yang berasal dari Kalimantan Timur," imbuh Iing Wardah, perwakilan event organizer Indonesia yang menaungi Venlo World Expo Floride 2012 pada kesempatan yang sama.

Ia menambahkan, sejumlah bunga dan tanaman sudah datang sejak Oktober 2011. Tanaman dan bunga tersebut sengaja dimasukkan sejak dini agar bisa beradaptasi dengan cuaca dingin di Belanda. Apalagi, sebagian besar tanaman yang dibawa merupakan tanaman tropis.

Nantinya, tanaman dan bunga ini akan dirangkai pada beberapa kerangka rumah adat. Rumah adat yang dibangun, antara lain rumah adat Betawi, Toraja, Jawa Timur, Joglo, Jineng, dan lainnya. (ftr)

-

Arsip Blog

Recent Posts