Pesona Batik Pesisir Pukau Diplomat di Jenewa

London, Inggris - Pesona Batik Pesisir dan Tarian Budaya Indonesia memukau komunitas Diplomatik di Jenewa dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67, yang diadakan PTRI di Jenewa, Swiss baru- baru ini.

Direktur Jenderal International Organization for Migration (IOM), William Lacy Swing, sangat terkesan dengan ragam batik pesisir yang diangkat sebagai tema resepsi, demikian Sekretaris Pertama PTRI Jenewa Elsa Miranda kepada ANTARA London, Minggu.

William Lacy Swing menyatakan acara ini sangat mewakili gambaran Indonesia yang utuh meliputi busana, kesenian, serta kuliner khas Indonesia. "Sungguh fantastis, memukau, dan menghibur " ujar William Lacy Swing.

Resepsi Diplomatik dihadiri lebih dari 300 undangan terdiri atas kalangan diplomatik perutusan tetap berbagai negara di Jenewa termasuk para dubes dan wakil tetap negara kunci, wakil pemerintah daerah/kanton Jenewa, serta tokoh masyarakat Indonesia di Jenewa.

Selain itu juga hadir pejabat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Trade Organization (WTO) dan organisasi internasional lainnya dan dari kalangan organisasi internasional tampak hadir Direktur Jenderal International Organization for Migration (IOM), William Lacy Swing.

Dubes Edi Yusup, selaku Kuasa Usaha ad interim (KUAI) PTRI Jenewa dan Dubes Erwidodo beserta istri menjambut tamu yang menyampaikan ucapan selamat HUT Kemerdekaan RI ke-67.

Dubes Edi Yusup menampaikan acara resepsi diplomatic digelar selain untuk dapat mempererat kerja sama dengan kalangan diplomatik di Jenewa juga sebagai salah salah satu bentuk promosi kekayaan warisan budaya.

Dikatakannya resepsi diplomatik yang diadakan di akhir musim panas bertemakan "Pesona Batik Pesisir" memiliki corak dan warna yang cerah khas musim panas dan identik dengan keterbukaan, keramahan, keluwesan, kedinamisan, dan optimisme.

Para tamu undangan menyampaikan ucapan selamat berkenaan dengan HUT RI ke-67, serta menyatakan pujian dan kekagumannya terhadap pertunjukan kesenian dan sajian kebudayaan yang dipertunjukkan.

Dalam pameran Pesona Batik Pesisir juga dipamerkan beberapa alat pembuatan batik, seperti canting, cap dan malam, untuk memperkenalkan cara tradisional pembuatan batik di Indonesia yang tercatat sebagai salah satu warisan budaya takbenda umat manusia (intangible cultural heritage of humanity) di UNESCO.

Selain menyaksikan pameran produk batik pesisir, undangan menikmati persembahan seni tari berupa Tari Panyembrana, Tari Wira Pertiwi, Tari Cendrawasih, dan rangkaian Tari Rantak, Incling Janget, dan Bajidor Kahot.

Tamu undangan juga dapat menikmati berbagai sajian kuliner khas Indonesia seperti sate ayam, batagor, lemper, dan dadar gulung.

-

Arsip Blog

Recent Posts