Bahasa Melayu Sumsel Miliki Beragam Dialek

Yogyakarta – Indonesia yang terdiri dari berbagai daerah dan suku bangsa memiliki ragam budaya yang sangat kaya. Dari segi kekayaan bahasa, misalnya, Indonesia ternyata memiliki ratusan bahasa Daerah.

Banyaknya Bahasa Daerah itu menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keberagaman yang beraneka. Keberagaman ini sangan dimungkinkan untuk berpadu, saling pengaruh, dan memperkaya bahasa masing-masing daerah. Dengan demikian bahasa daerah di Indonesia diharapkan masih tetap eksis dan tetap dikembangkan oleh para pengguna bahasa yang bersangkutan.

Salah satu dari ratusan bahasa Daerah yang masih eksis dan berkembang sampai saat ini adalah bahasa Melayu Sumatra Selatan.

Peneliti Badan Bahasa Joni Endardi, dari hasil penelitiannya, menyimpulkan bahasa Melayu Sumatra Selatan itu memiliki beragam dialek yang berbeda.

Menurut dia perubahan bahasa dan dialek itu terkait dengan dimensi diakronis pada tataran fonologi dan leksikal.

"Dari hasil penelitian menunjukkan refleks fonologi, leksion baik bahasa maupun dialek bahasa Melayu di Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Lampung menunjukkan adanya hubungan kesejarahan dengan cikal bakal bahasa Melayu Sriwijaya," katanya di depan Tim Penguji Sekolah Pascasarjana UGM, Rabu (27/2).

Dalam ujian terbuka promosi doktor itu Joni mengungkapkan bahasa Melayu dan dialek Melayu Sumatra Selatan itu meliputi bahasa-bahasa yang digunakan di daerah-daerah, antara lain, Panesak, Palembang, Besemah, Semende, Serawai, Kayu Agung, dan Komering yang merupakan satu kelompok bahasa.

-

Arsip Blog

Recent Posts