Festival Pandanaran 2013 Kembali Digelar

Semarang, Jateng - Pemkot Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menyiapkan enam lahan parkir guna mendukung Pandanaran Art Festival 2013. Festival yang akan dipusatkan di Jalan Pemuda, tepatnya di depan kompleks Balai Kota Semarang 21-22 Desember 2013 ini, ditargetkan bisa mendatangkan ratusan pengunjung.

Hal itu disampaikan Nurjanah, Kepala Disbudpar Kota, Rabu (18/12). Nurjanah mengatakan, enam kantong parkir itu disiapkan di halaman belakang Balai Kota Semarang, samping Mal Paragon, halaman parkir Jamsostek, halaman parkir Dinas Pendidikan Provinsi, halaman parkir Bappeda Provinsi, dan halaman parkir Inspektorat Jawa Tengah. Kesemuanya berada di lingkungan Jalan Pemuda.

"Kami sudah koordinasi dengan pemilik dan penanggung jawab di lahan tersebut. Diharapkan kantong parkir yang kami sediakan, bisa memudahkan dan memberi kenyamanan bagi warga untuk berkunjung ke Pandanaran Art Festival 2013," katanya.

Pagelaran kegiatan tahunan ini sendiri, rencananya tak akan jauh berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Disbudpar akan membuka sekitar seratus stand yang akan diisi beragam kuliner, hasil kerajinan, dan produk Usaha Kecil Menengah (UKM) asal Kota Semarang.

Empat budaya etnis, China, Jawa, Belanda, dan Arab juga akan ditampilkan untuk menguatkan identitas festival. Setiap etnis menampilkan kesenian khas di panggungnya masing-masing.

Kampung Jawa menampilkan kesenian seperti musik keroncong dan gambang Semarang. Kampung China tampil dengan Liong Samsi, Wayang Potehi, dan karaoke khas Mandarin. Kampung Arab menampilkan musik gambus, marawis, dan tari Japin. Sementara Kampung Belanda menampilkan tari Polka dan pakaian tradisionalnya.

"Kami melakukan pembenahan-pembenahan dan perbaikan dibanding penyelenggaraan tahun lalu. Di antaranya menguatkan sajian kuliner khas Semarang guna memeriahkan acara," paparnya.

Selain penyediaan stand dan suguhan kuliner, Disbudpar Kota juga akan menggandeng ratusan seniman lokal. Mereka akan menampilkan karya seni seperti tarian, musik dan pertunjukan lain.

Selama festival berlangsung, kata Nujanah, Jalan Pemuda akan ditutup total dan lalu lintas akan dialihkan. Upaya pengalihan lalu lintas ini juga melibatkan pihak kepolisian dari satuan lalu lintas Polrestabes Semarang dan Dinas Perhubungan Kota Semarang. "Untuk rute jalur alternatif, akan kami informasikan segera," ujarnya.

-

Arsip Blog

Recent Posts