Sesepuh Adat Dari 10 Kampung Adat Akan Peringati Agustusan

Bandung, Jabar - Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 69 tahun Baresan Olot Masyarakat Adat (BOMA) Jawa Barat akan dihadir sesepuh dari sepuluh kampung adat. Selain menggelar upacara dan Sawala Adat serta Riungan Adat juga akan digelar pesta rakyat helaran jampana serta pentas kesenian tradisional.

Pangaping (pembina) BOMA Jawa Barat, Eka Santosa, masyarakat adat di Jawa Barat yang tergabung dalam BOMA memandang momentum peringatan hari kerdekaan RI pada Minggu (17/8) nanti, merupakan waktu yang tepat untuk melakukan instropeksi terhadap kondisi negara saat ini.

“Sudah 69 tahun rakyat Indonesia mengihup alam kemerdekaan dengan berbagai hasil pembangunannya, namun tidak demikian halnya dengan masyarakat adat,” ujar Eka dalam keterangannya, Jumat (15/8) bertempat di salah satu rumah makan di Jalan PHH Hasan Mustofa Bandung.

Menurut Eka, hingga kini esksistensi dan hak-hak masyarakat adat, baik sebagai warga negara RI maupun warga adat yang belum terpenuhi.

“Diantaranya kepemilikan KTP maupun tanah adat, disatu sisi mereka diakui sebagai warga negara (RI) dan mendapat hak memilih, tapi di sisi lain esksistensi sebagai masyarakat adat seutuhnya belum diakui oleh negara, hal ini dengan masih banyak yang belum memiliki KTP sebagai identitas warga negara,” ujar Eka.

Ia menambahkan rangkaian acara Agustusan BOMA akan digelar di kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa di Kamp. Sekebalingbing, Ds. Pasir Impun, Kec. Cimenyan Kab. Bandung, Minggu (17/8).

-

Arsip Blog

Recent Posts