MABM Sanggau Tak Mau Jalan di Tempat

Sanggau, Kalbar - Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau kembali menggelar rapat pengurus di Keraton Sanggau, Selasa (12/4/2016) malam.

Rapat ini membahas beberapa agenda untuk dilaksanakan ke depan. Dalam agenda rapat itu juga, diharapakan seluruh pengurus bergerak, jangan sampai terkesan MABM jalan di tempat.

Hampir seluruh pengurus inti MABM hadir dalam rapat itu termasuk tetua-tetua adat. Hal yang dibahas di antaranya, mulai dari agenda festival Melayu se-Kalbar yang akan digelar di Singkawang akhir tahun ini, hingga upaya mempersatukan hukum adat Melayu.

“Kita berharap hukum adat yang ada ini bisa disatukan. Jadi tidak ada lagi di kecamatan satu berbeda dengan kecamatan lain. Namun soal ini, merupakan kewenangan para pemangku adat, karena mereka yang mengerti. Kita tak bisa terlalu jauh campur tangan,” kata Ketua MABM Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan.

Hal tersebut harus dimulai dengan mempersatukan puak-puak Melayu di Kabupaten Sanggau. “Sesuai motto kita, Melayu satu, satu tekad dan semangat untuk maju,” tegasnya.

Budi berharap, agar agenda puak-puak Melayu bisa berjalan optimal, kerjasama dan saling bahu-membahu harus diutamakan.

Selain itu, Budi menyampaikan rencana MABM Kabupaten Sanggau untuk menjadi tuan rumah festival Melayu se-Kalbar pada 2017 mendatang.

“Kita harap seluruh pengurus dari tingkat desa hingga kabupaten bersinergi mewujudkan keinginan tersebut. Kita harus tunjukkan MABM ini eksis,” katanya.

-

Arsip Blog

Recent Posts