Ancam Sebar Video Mesum-Perkosa ABG 30 Kali, Pria di Bengkulu Ditangkap

Seorang pria di Bengkulu, RA (20), ditangkap polisi. Dia ditangkap karena diduga memperkosa seorang ABG berusia 16 tahun sebanyak 30 kali.

"Terduga pelaku RA berhasil diamankan tim kepolisian setelah menerima laporan dari keluarga korban yang merupakan seorang pelajar berusia 16 tahun," ujar Kapolres Kepahiang AKBP Suparman lewat keterangan dari Kasat Reskrim Polres Kepahiang AKP Umar Fatah, Kamis (24/9/2020).

Suparman mengatakan RA merupakan seorang petani. Dia ditangkap Unit PPA Sat Reskrim Polres Kepahiang pada Selasa (22/9).

Setelah diperiksa, RA dan korban disebut sudah saling kenal sejak Juli 2020. RA diduga mengajak korban melakukan hubungan intim dan diduga merekam perbuatan mereka.

Setelah itu, RA diduga mengancam korban akan menyebar video mesum mereka jika tidak melayani nafsu bejatnya. RA diduga telah 30 kali memperkosa korban.

"Pelaku juga mengakui sudah 30 kali melakukan aksinya dengan ancaman apabila korban menolak melayani pelaku, maka video asusila yang sebelumnya telah direkam pelaku akan disebar luaskan," ujarnya.

RA juga diduga kerap memeras korban. RA telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 76 D, Pasal 81 ayat 22 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-5186275/ancam-sebar-video-mesum-perkosa-abg-30-kali-pria-di-bengkulu-ditangkap

Update Corona di Indonesia 27 September 2020: Positif 275.213 Orang, 203.014 Sembuh & 10.386 Meninggal

Pemerintah kembali melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air. Tercatat kasus positif virus Corona (Covid-19) hingga 27 September 2020 bertambah 3.874 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 275.213 orang.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 37.272 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Data penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia kini dipublikasikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di https://www.covid19.go.id dan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/.

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.611 orang. Sehingga total sebanyak 203.014 orang sembuh. Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 78 orang. Sehingga meninggal menjadi 10.386 orang. Sementara itu, sebanyak 129.553 orang menjadi suspek Covid-19.

Sebelumnya, kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia per tanggal 26 September 2020 berjumlah 271.339 orang. Untuk kasus yang sembuh sebanyak 199.403 orang, sedangkan jumlah yang meninggal sebanyak 10.308 orang.

Sumber: https://nasional.okezone.com/read/2020/09/27/337/2284527/update-corona-di-indonesia-27-september-2020-positif-275-213-orang-203-014-sembuh-10-386-meninggal

Pegawai Starbucks Ngintip Payudara Pelanggan, Kelainan atau Memang Mesum?

Di media sosial viral video yang menunjukkan pegawai kafe Starbucks mengintip payudara pelanggan wanita lewat CCTV. Pihak Starbucks Indonesia mengaku telah melakukan investigasi dan memecat karyawan terkait.

"Perilaku tersebut tidak dapat kami toleransi dan individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia," kata Senior General Manager Corporate PR and Communications PT Sari Coffee Indonesia, Andrea Siahaan, kepada detikcom, Kamis (2/7/2020).

Di media sosial, video pengintipan yang dilakukan sang pegawai mendapat kecaman netizen. Sebagian menyebutnya sebagai bentuk pelecehan seksual.

Apakah pria yang suka mengintip artinya ia memiliki kelainan seksual?
Psikolog klinis Kasandra Putranto dari Kasandra & Associate mengatakan perlu pemeriksaan lebih jauh untuk memastikan apakah seseorang pria mengintip karena kelainan seksual, seperti voyeurism. Bisa jadi ada faktor lainnya yang berperan sehingga muncul dorongan untuk mengintip.

"Harus ada pemeriksaan. Banyak alasan (pria suka mengintip)," kata Kasandra pada detikcom, Kamis (2/7/2020).

Terkait kemungkinan adanya kecenderungan voyeurisme, psikolog forensik Reza Indragiri Amriel menyinggung batasannya. Perilaku mengintip disebut voyeurisme jika dilakukan bukan pada takaran biasa.

Sebagai contoh, ketika seseorang hanya bisa terangsang jika mengintip orang lain, maka itu baru bisa disebut voyeurisme. Harus dibedakan antara mengintip sebagai filia (philia) dan mengintip sebagai hasil kalkulasi terhadap kesempatan serta risiko.

"Akan menjadi kemesuman tergantung pada sikap korban. Kalau korban tidak berkenan, maka perilaku mengintip sudah bisa dianggap sebagai serangan seksual. Umum menyebutnya 'perbuatan mesum'," jelas Reza.

Sumber: https://health.detik.com

Pingsan dan Setengah Bugil, 2 PNS Tepergok Mesum di Mobil Jadi Tersangka

Dua pegawai negeri sipil (PNS) di Asahan, Sumatra Utara, yang ditemukan dalam kondisi pingsan tanpa busana telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Iya benar, keduanya sudah ditetapkan jadi tersangka,” kata Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto seperti dilaporkan Kabar Medan--jaringan Suara.com, Kamis kemarin.

Diketahui, kedua pasangan diduga mesum itu adalah pria berinisial ZUL (37) yang merupakan mantan Korwil Dinas Pendidikan Asahan Kecamatan Rawang Panca Arga dan wanita berinisial H (39) yang adalah mantan Bendahara Pembantu Dinas Pendidikan Asahan Kecamatan Meranti.

Penetapan status tersangka terhadap dua PNS itu merupakan tindaklanjuti aparat kepolisian terhadap laporan AM, istri Zul yang sempat mengadukan kasus itu ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Asahan.

Meski sudah ditetapkan menjadi tersangka, katanya, keduanya tidak dilakukan penahanan. Pasalnya, ancaman hukumannya di bawah 5 tahun.

“Masalah penahanan, pahami KUHP. Di bawah 5 tahun tidak ditahan,” ujarnya.

Diberitakan, kasus ini terungkap dari beredarnya video pendek berdurasi 18 detik di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan seorang pria duduk dengan leher miring ke kanan dan busa menetes di kemejanya.

Sedangkan seorang wanita tertidur dengan pakaian tersingkap (setengah telanjang) di jok baris kedua di dalam mobil.

Dalam keterangan video disebutkan keduanya ditemukan warga tak sadarkan diri di dalam sebuah mobil di kawasan Jalan Pabrik Benang, Kisaran pada Kamis (4/6) malam.

Sumber: https://jogja.suara.com/read/2020/07/03/102646/pingsan-dan-setengah-bugil-2-pns-tepergok-mesum-di-mobil-jadi-tersangka

Mendadak Berbusana Adat Melayu di Pulau Penyengat

Pelesir ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau tak hanya bicara soal wisata sejarah dengan menilik kejayaan di masa lampau. Di pulau di muara Sungai Riau ini juga ada kegiatan menarik lainnya.

Satu di antaranya adalah mempelajari budaya Melayu lewat mencoba berbusana adat. Pengunjung dapat mengambil paket wisata budaya yang bernama Traditional Dress Experience.

Kegiatan ini dilakukan di Balai Adat Pulau Penyengat. Di sana, ada interpreter yang akan memandu sekaligus memberi informasi terkait busana adat Melayu yang sarat makna.

Ketika memasuki Balai Adat, ada tiga warna yang mendominasi singgasana bernama petrakna yakni kuning, merah, dan hijau. Masing-masing warna yang juga hadir pada busana adat memiliki arti yang berbeda.

"Kuning itu simbol kejayaan atau keemasan, biasanya warna kuning dipakai oleh sultan atau raja yang takhta lebih tinggi," kata Surtini, interpreter Traditional Dress Experience di Pulau Penyengat, beberapa waktu lalu.

Tini, begitu ia akrab disapa, melanjutkan warna merah berarti keberanian yang selalu dipakai oleh panglima perang. Sementara, hijau melambangkan kesetiaan yang kerap digunakan oleh kaum temanggung.

Busana adat Melayu untuk perempuan terdiri atas beberapa bagian. Sebut saja Baju Kurung Teluk Belanga bisa juga Kebaya Labuh, di mana labuh sendiri berarti panjang, selempang, hingga kain songket.

Lipatan kain luar menjadi penanda status pernikahan. Jika lipatan terluar berada di kanan, itu tanda sudah menikah. Namun bila lipatan terluar berada di sisi kiri berstatus lajang. Penanda ini juga terlihat pada pemakaian kain pada laki-laki.

"Selempang kalau untuk perempuan di sebelah kiri dan laki-laki sebelah kanan. Karena foto di petrakna, posisi laki-laki sebelah kanan dan perempuan sebelah kiri yang berarti agar punya satu ikatan simbolnya saling melengkapi," tambah Tini.

Kelengkapan lain dari busana adat Melayu untuk perempuan adalah bros, bengkung atau sabuk, dokoh atau kalung, pending atau hiasan di pinggang yang terbuat dari bahan logam atau kuningan. Ada pula hiasan kepala atau mahkota pengantin bernama Sunting.

"Biasanya pakai sanggul lintang untuk menikah rambut seperti digulung dahulu pakai daun pisang, tusukan masuk ke daun pisang agar tidak kena ke kepala," tambahnya.

Ada pula makna di balik jumlah kancing yang ada di dalam kelengkapan busana adat Melayu yaitu 1, 3, dan 5.

"Jumlah kancing ada maknanya, kalau orang dulu kancingnya hanya pakai pin. Dari jumlah kancing itu punya arti, kancing Melayu itu 1, 3, dan 5. 1 itu Tuhan yang Maha Esa, 3 artinya syariat Islam, 5 itu jumlah rukun Islam," ungkap Tini.

Sedangkan untuk kelengkapan busana adat Melayu untuk laki-laki mulai dari tanjak, bros, keris, bengkung, dan kain songket. Selain soal lipatan terluar kain, status pernikahan seorang lelaki Melayu juga diketahui dari posisi panjang-pendeknya kain songket yang dipakai.

Apabila kain songket jatuh terbawah di atas lutut, maka pemakainya masih lajang. Mereka yang sudah menikah dapat dikenali lewat ujung kain songket berada di atas lutut. (Putu Elmira)

Berawal dari Reuni SMP, Suami Gerebek Bidan Noni Asyik Indehoy dengan sang Mantan

DELISERDANG - Berawal dari kegiatan reuni Sekolah Menengah Pertama (SMP), seorang bidan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) terpergok asyik berselingkuh dengan mantannya semasa masih duduk di bangku sekolah.

Ia terciduk suaminya sendiri bahkan dalam kondisi nyaris bugil di salah satu hotel melati di Jalan Besar Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang. Kisah perselingkuhan ini lantas dibagikan oleh pemilik akun facebook Yuni Rusmini.

Surio Retno Sari (44), tak bisa lagi mengelak dari aib itu apalagi hubungan gelap dengan sang mantan bernama Aris Sandi Nasution (44) ternyata sudah berlangsung sejak lama tanpa sepengetahuan suaminya. Bidan yang akrab disapa Noni ini awalnya bertemu dengan Aris yang merupakan cinta pertamanya semasa sekolah.

Tak pelak benih-benih cinta di antara keduanya pun kembali tumbuh alias cinta lama bersemi kembali (CLBK). Meski masing-masing statusnya sudah mempunyai pasangan sah, namun untuk urusan cinta memang buta. Apapun bisa dilakukan terlebih jika nafsu sudah menggelayut di ubun-ubun dan tentunya ada kesempatan.

Sembari menyelam minum air, sang mantan memberanikan diri merajut kembali hubungannya dengan Noni secara diam-diam. Namun ibarat pepatah mengatakan, 'sebusuk-busuk bangkai disimpan lambat laun akan tercium juga'. Itulah yang kemudian terjadi. Hubungan Noni dengan Aris akhirnya berhasil terendus sang suami berinisial ES.

Bagai disambar petir di siang bolong, hati ES hancur berkeping-keping saat melihat istrinya sedang asyik masyuk bersama pria tak dikenalnya di salah satu kamar hotel melati. Bahkan, ES yang merupakan warga Desa Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun itu mendapati istrinya sudah melepas baju serta bra yang dikenakannya. Penggerebekan ini dilakukan pada 27 Juni 2018 lalu sekira pukul 12.30 WIB.

Riak-riak keretakan rumah tangga ES dengan Bidan Noni sebenarnya sudah terlihat sejak awal Juni 2018 lalu. ES lantas mengungkap kronologi perselingkuhan istrinya yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Simalungun yang bertugas di Puskesmas Tapian Dolok bagian HIV/AIDS.

Kecurigaan ES bermula ketika sang istri kerap sibuk menggunakan aplikasi WhatsApp (WA) di malam hari, bahkan hingga dini hari. Ia mengaku pernah menegur, namun istrinya berdalih jika ia sedang asyik membaca pesan di WA Grup Puskesmas. Pertengkaran demi pertengkaran seakan melengkapi prahara rumah tangga mereka.

Menurut ES, pihak keluarga sebenarnya telah mencoba melakukan mediasi agar kedua belah pihak saling memaafkan. Namun, asa berdamai itu pupus lantaran sang istri yang sedang mengambil studi D4 Kebidanan di Kampus Medistra Lubuk Pakam itu bersikeras untuk bercerai.

ES menikahi Noni sejak tahun 1994 silam dan telah dikarunia dua orang anak. Kini hubungan rumah tangga mereka diambang perceraian. Terlebih ES berjanji akan melaporkan secara tertulis perbuatan nista istrinya itu ke Bupati Simalungun, Dinkes Simalungun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Simalungun, DPRD Simalungun hingga ke Dinkes Sumut dan Kemenpan RB untuk memberhentikan yang bersangkutan secara tidak hormat dari PNS karena dianggap telah melakukan perzinahan.

“Rencananya Senin 9 Juli 2018 surat pengaduan itu akan saya disampaikan. Karena tidak pantas oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan perbuatan zinah dengan status masih memiliki suami. Bahkan melakukan perzinahan dengan laki-laki yang sudah berkeluarga. Ini sudah mencoreng nama baik ASN khususnya di Kabupaten Simalungun dan umumnya Indonesia,” tegas ES.

Sumber: https://news.okezone.com
-

Arsip Blog

Recent Posts