Tampilkan postingan dengan label Cilacap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cilacap. Tampilkan semua postingan

Festival Wayang dan Lengger Lestarikan Budaya Bannyumasan

Cilacap, Jateng - Dalam rangka HUT Kota Cilacap yang ke 158, karang taruna Perkasa bekerjasama dengan VIP Communications menggelar perhelatan akbar bertajuk Festival Wayang Pakeliran Padat dan Lengger Calung yang dilaksanakan sejak tanggal 27 Maret hingga 30 Maret 2014.

Perhelatan akbar ini dipusatkan di Lapanganbola desa Pesanggrahan, Kecamatan Kesugihan, Kab. Cilacap dan diikuti oleh 13 dalang atau group wayang se Karesidenan Banyumas. Di hari pertama (27/3/14) acara dimulai pada pukul 20.00 wib dengan sambutan dari ketua panitia Bapak Rindang suroto, kemudian dari Kepala Desa Pesanggrahan, dan juga dari Bapak Farid Faletehan dari Otoritas Jasa Keuangan Purwokerto.

Rindang Suroto (Rinto) menyampaikan bahwa perhelatan akbar ini merupakan perhelatan pertama di kabupaten Cilacap dan diharapkan akan menjadi agenda tahunan. Ia juga menjelaskan bahwa gagasannya menggelar Festival ini berkat dukungan dari seorang putra daerah yang juga anggota DPR-RI, Bapak Sadar Subagyo.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan dari Bapak Ir Sadar Subagyo, Kemudian dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan para pendukung lainnya sehingga perhelatan akbar ini dapat terselenggara,” jelas Rinto

Farid Faletehan dari Otoritas Jasa Keuangan dalam sambutannya memaparkan sekilas tentang tugas dan fungsi kehadiran OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Bahwa OJK hadir diharapkan mampu menjadi Pengawas, Pengatur, Pelindung dan Penyidik Industri Jasa Keuangan baik bank maupun non bank. Sehingga masyarakat akan lebih memahami bagaimana cara menghadapi ragam produk dan layanan yang ditawarkan oleh industry keuangan sehingga dapat meminimalisasi kasus-kasus penipuan.

Perwakilan dari BI Purwokerto di malam terakhir menyampaikan sosialisasi tentang ciri-ciri uang palsu ke masyarakat yang hadir dalam perhelatan akbar “Festival Wayang Pakeliran Padat dan Lengger ini.

Sadar Subagyo, Anggota Komisi XI DPR-RI yang secara rutin hadir menonton pagelaran tersebut menjelaskan bahwa, kegiatan ini adalah upaya menghidupkan budaya dan tradisi Banyumasan yang dipelopori oleh sekelompok pemuda yang tergabung dalam Karangtaruna Perkasa dan didukung oleh kawan-kawan dari VIP Communications Jakarta.

Tarsih Ekaputra perwakilan dari VIP Communications menjelaskan bahwa, Festival Wayang Pakeliran Padat berlangsung selama empat hari berturut-turut dari mulai tanggal 27--30 Maret 2014. Untuk penjurian, Panitia mendatangkan juri dari ISI, Surakarta, RRI Purwokerto dan dinas Pariwisata, Cilacap.

Dan tampil sebagai pemenang dalam perhelatan ini adalah Ki Dalang Purwanto sebagai juara 1, kemudian juara 2 adalah Ki Dalang Sugiono, kemudian juara 3 adalah Ki Dalang Daryono dan Juara ke 4 adalah Ki dalang Sigit. Keempat juara ini tampil bersamaan membawakan cerita yang sama, yakni Semar Mbangun Kayangan pada tanggal 31 Maret 2014 malam hari. Dan disiang harinya juga digelar festival lengger calung se eks karesidenan Banyumas.

Wayang pakeliran padat merupakan salah satu bentuk tawaran baru bagi masyarakat penggemar wayang. Karena dalam era global, pesatnya perkembangan budaya masyarakat perlu diimbangi pula oleh usaha para seniman dalang, guna menjawab berbagai tantangan jaman. Bentuk festival ataupun lainnya, yang selalu melibatkan para seniman dalang melakukan penggarapan pakeliran ini merupakan salah satu langkah nyata dalam rangka melestarikembangkan seni budaya wayang. Hanya saja, dalam menyajikan karya pakeliran seorang dalang harus kreatif dan bertanggungjawab, bahwa karya yang disajikan harus mampu memberikan kontribusi berupa nilai-nilai yang maslahat bagi kehidupan masyarakat. Karena selain mempunyai fungsi tontonan, wayang juga menjadi tuntunan.

Cilacap Siapkan Festival Nusakambangan dan Segara Anakan

Cilacap, Jateng - Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyiapkan Festival Nusakambangan dan Segara Anakan sebagai salah satu bentuk kampanye penyelamatan lingkungan.

"Festival ini rencananya akan digelar pada akhir Juni bertepatan dengan liburan sekolah," kata Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pengelola Kawasan Sumber Daya Segara Anakan Kabupaten Cilacap Mochammad Harnanto di Cilacap, Selasa.

Ia menjelaskan berbagai kegiatan akan digelar dalam festival itu di antaranya seminar nasional, lomba karya jurnalistik, dan fotografi tingkat nasional.

"Seluruhnya bertemakan upaya penyelamatan kawasan Segara Anakan dan Pulau Nusakambangan," kata dia.

Ia mengatakan kegiatan tersebut digelar saat liburan sekolah guna mengenalkan upaya penyelamatan lingkungan terhadap para pelajar.

Menurut dia, festival itu juga merupakan bagian dari kegiatan Promosi Investasi Pulau-pulau Kecil dan Pesisir Tingkat Nasional.

"Harapan kita melalui kegiatan ini akan semakin banyak yang mengetahui betapa pentingnya penyelamatan Segara Anakan dan Nusakambangan agar dapat dipertahankan keberadaannya," katanya.

-

Arsip Blog

Recent Posts