Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

Balon Milik Ibu


Pada suatu hari, seorang bocah kecil sedang mandi bersama ibunya. Kemudian dia bertanya kepada ibunya, "Bu, apa yang ada di dada Ibu itu?"

Bingung menjawab, sang ibu bilang,"Tanya saja sama Bapakmu besok waktu sarapan."

Keesokan harinya ketika sedang sarapan dengan Bapaknya, si bocah bertanya, "Pak! Tau nggak benda apa yang ada di dada Ibu?"

Si Bapak walaupun bingung tapi dapat cepat menjawab "Ooh... itu balon, sayang, nanti kalo Ibu meninggal, kita bisa meniupnya supaya Ibumu bisa terbang ke surga."

Si bocah mengangguk-angguk mengerti. Beberapa minggu kemudian, si Bapak pulang lebih awal dari kantor. Di depan rumah, dia melihat anaknya lari ke arahnya sambil menangis tersedu-sedu.

"Bapak...! Ibu mau meninggal.." katanya memelas.

Setelah menenangkan anaknya si Bapak pun bertanya,"Mengapa kau mengira Ibumu mau meninggal?"

Si bocah menjawab,"Tadi Oom tetangga seberang meniup balon Ibu, dan Ibu berteriak "Oohh...! Ayo teruskan, aku hampir sampai..!"


Polisi Berkumis Tebal

Bantolo adalah bocah kecil yang bandel, tapi paling takut dengan polisi yang memiliki kumis tebal. Pada suatu hari Bantola sedang bermain di depan rumahnya, tiba tiba ada seorang polisi berkumis tebal datang berkunjung. Maka berlarilah Bantolo sambil menjerit.

Bantolo: "Mamaaaa... tolong ada polisi!"

Mama: "Ayo cepat sembunyi.."

Bantolo dengan tergesa-gesa langsung berlari ke arah mamanya dan langsung masuk dalam rok sang Mama. Namun Bantolo langsung keluar lagi dan berteriak kalau terus diikuti polisi berkumis.

Bantolo: "Mamaaaa... Polisinya sudah ada di dalam rok mama!" (kpl/dar)

Sumber: http://www.kapanlagi.com/a/polisi-berkumis-tebal.html

Sudah Terlanjur Dibayar

Seorang lelaki membawa seorang pekerja seks ke sebuah motel. Sesuai permintaan si pekerja seks, dia membayar Rp 300.000,- sebelum dimulai. Ketika si lelaki sudah melepaskan pakaiannya dan si perempuan akan membuka baju biru transparannya, tiba-tiba alarm tanda kebakaran berbunyi. Si pekerja seks lari dengan uang Rp300.000 masih di tangan, sementara si lelaki berusaha memakai kembali celana dan bajunya, kemudian mengejar perempuan yang diajaknya tadi. Asap api yang tebal akhirnya memisahkan mereka.

Si lelaki berusaha mencari, tapi tidak menemukannya dan memutuskan untuk keluar. Di pintu dia berpapasan dengan petugas pemadam kebakaran.

"Tadi lihat perempuan cantik pakai baju biru transparan dan tangannya menggenggam uang Rp 300.000,- nggak?"

"Tidak," jawab petugas pemadam kebakaran.

"Nanti kalau ketemu langsung pakai saja ya. Udah aku bayar kok."

Sumber: http://ketawa.com

Tipe Cewek Musik

Rico : “Eh Dun, cewek tuch ada tipe-tipenya lho ?”
Edun : “Apaan aja, tuch !”
Rico : “Tipe Cewek Musik.”
Edun : “Cewek Musik artinya apa ?”
Rico : “Mungil Tapi Asyik !”
Edun : “Oooo . . . . . kalau Cewek Gitar ?”
Rico : “Gigitannya Bikin Gemetar.”
Edun : “Cewek Biola ?”
Rico : “Bibir Olah Raga Tangan Merajalela.”
Edun : “Cewek Suling ?”
Rico : “Suka Di pakai Pengganti Guling.”
Edun : “Cewek Dram ?”
Rico : “Dramatis dan Kejam.”
Edun : “Cewek Piano ?”
Rico : “Pikun Agak Norak.”
Edun : “Cewek Terompet ?”
Rico : “Teraombang-ambing Karena Kepepet.”
Edun : “Cewek Bas ?”
Rico : “Betah Adu Sedot !”


Nama Saya Sentot

Seorang ayah mempunyai tiga putri yang cantik dan menarik serta populer di kalangan para pemuda. Karena itu setiap malam minggu si ayah terpaksa harus bekerja ekstra untuk mengawasi para pemuda yang datang mengajak putrinya berkencan.

Begitulah pada suatu malam minggu terdengar bel berdering.Si ayah membuka pintu dan di hadapannya berdiri seorang pemuda yang memperkenalkan diri. “Nama saya Nanang, saya hendak menjemput Endang, kami hendak berenang, sudah siapkah sekarang?”

Si ayah meneruskan pesan tersebut ke belakang dan tak lama kemudian keluarlah Endang untuk pergi memenuhi ajakan pacarnya berenang.

Beberapa saat kemudian bel berdering lagi. “Nama saya Marti, ” kata pemuda dipintu itu memperkenalkan diri. Saya hendak menjemput Sunarti, kami hendak makan spagheti, sudah siapkah ia menanti?”

Si ayah meneriakkan pesan itu ke belakang dan keluarlah Sunarti. Dan baru saja si ayah hendak duduk di kursi, terdengar lagi bel berdering. Datang lagi seorang pemuda memperkenalkan diri.

“Nama saya Sentot. Saya hendak menjemput Margot, kami hendak…”

Dan dengan serta merta si ayah langsung membanting pintu. “Tidak bisa, bangsat!”

Sumber: http://www.malau.net

Jika Orang PLN Tahu ......

Satu pasangan muda sangat bersuka cita demi mengetahui sang isteri hamil muda. Namun sebelum mendapat kepastian dari dokter, mereka sepakat untuk
merahasiakan kehamilan tsb.

Isteri: “Pa, nggak usah diomongin dulu ya…takut gagal, ‘kan nggak enak kalau sudah diomongin”

Suami: “Oke deh ma, janji nggak bakalan diomongin sebelum ada konfirmasi dokter”

Lagi asik mereka ngobrol tiba-tiba datang karyawan PLN ke rumah mereka untuk menyerahkan tagihan dan denda atas tunggakan rekening listrik mereka bulan yang lalu.

Petugas PLN : “Nyonya terlambat 1 bulan.”

Isteri : “Bapak tahu dari mana…???? Papa… Tolong nih bicara sama orang PLN ini…!”

Suami : “Eh, sembarangan… bagaimana anda bisa tahu masalah ini?”

Petugas PLN : “Semua tercatat di kantor kami,Pak.”

Suami (tambah sengit): “Oke, besok saja saya ke kantor Bapak untuk menyelesaikan masalah ini!”

Esoknya Di Kantor PLN…

Suami : “Bagaimana PLN tahu rahasia keluarga saya?”

Karyawan PLN : “Ya tahu dong, lha wong ada catatannya pada kami!”

Suami : “Jadi saya mesti bagaimana agar berita ini dirahasiakan, Pak?”

Karyawan PLN : “Ya mesti bayar dong Pak!”

Suami (sialan gue diperes nih!) : “Kalau saya tidak mau bayar,bagaimana?”

Karyawan PLN : “Ya punya Bapak terpaksa kami putus…”

Suami : “Mati akuu…? Lha, kalo diputus…nanti isteri saya bagaimana…?”

Karyawan PLN : “Kan masih bisa pakai lilin!!!!”

Suami : “!@#!@$!$!@??????????!#!@#!@#!@#?????????????? ?”


Musim Dingin

Waktu itu musim gugur, seorang suku Indian pada daerah terpencil bertanya pada kepala suku mereka yang baru.

“Kepala suku, apakah musim dingin kali ini akan sangat dingin atau seperti biasanya?”

Karena kepala suku ini sudah modern, dia tidak pernah belajar meramal cuaca dengan cara-cara kuno lagi. Ketika melihat ke atas, ia tidak dapat memprediksi bagaimana nantinya keadaan cuaca. Meskipun begitu, supaya wibawanya sebagai kepala suku tidak luntur, ia mengatakan bahwa musim dingin nantinya akan terasa dingin, sehingga ia menyuruh warganya untuk mengumpulkan kayu bakar untuk persiapan musim dingin.

Tanpa sepengetahuan anggota sukunya, ia lalu berinisiatif untuk menelepon Lembaga Perkiraan Cuaca, dan bertanya, “Apa musim dingin kali ini akan sangat dingin?”

“Kelihatannya musim dingin kali ini akan sangat dingin,” kata petugas di Lembaga Perkiraan Cuaca tersebut.

Si kepala suku kembali dan menyuruh warganya untuk mengumpulkan kayu lebih banyak lagi untuk persiapan.

Setelah seminggu cuaca tidak berubah. Dia lalu menelepon kembali Lembaga Perkiraan Cuaca. “Apa musim dingin kali ini akan sangat dingin?”

“Ya,” jawab orang di lembaga itu, “musim dingin kali ini akan sangaaat dingin!”

Kepala suku kembali dan menyuruh warganya untuk mengumpulkan semua kayu dan ranting pohon yang mereka temukan lebih banyak lagi.

Dua minggu kemudian, cuaca masih tidak berubah. Si kepala suku menjadi resah. Dia menelepon kembali dan bertanya, “Apa Anda yakin bahwa musim dingin kali ini akan sangat dingin?”

“Pasti,” jawab orang di Lembaga Layanan Perkiraan Cuaca tersebut. “Kelihatannya akan jadi musim dingin yang paling dingin yang pernah ada.”

“Kenapa anda begitu yakin?” Tanya kepala suku.

Pria itu menjawab, “Karena saya melihat para suku Indian sedang mengumpulkan kayu bakar dalam jumlah yang gila-gilaan!”

Sumber: http://humorceria.blogspot.com/2008/01/musim-dingin.html

Budek

Jeri pergi ke dokter mengeluh tentang istrinya yang sudah hilang pendengaran.

“Seberapa burukkah pendengarannya?” tanya dokter.

“Entahlah, Dok. Yang jelas saya mesti harus berteriak kalau bicara dengannya.”

“Oke, cobalah anjuran saya. Berdiri sekitar 6 meter darinya, lalu katakan sesuatu. Kalau dia tak bisa mendengarmu, berdirilah lebih dekat darinya,lalu katakan yang Anda katakan tadi. Kalau dia belum juga mendengar, teruslah mendekat. Dengan begitu saya akan tahu berapa jarak maksimal pendengarannya.”

Maka, Jeri pulang ke rumah dan mendapati istrinya sedang memasak di dapur.

Dari jarak 6 meter ia berteriak, “Makan apa kita malam ini?”

Tak ada jawaban. Lalu ia mendekat lagi, berhenti di jarak 5 meter dan menanyakan hal yang sama. Juga tak terdengar jawaban. Begitu juga pada jarak 3 meter.

Akhirnya, ia berdiri di samping istrinya. “Makan apa kita malam ini?” katanya setengah berteriak.

Istrinya berbalik menghadap Jeri, memelototinya, dan berteriak: “Untuk keempat kalinya kubilang: KAMBING GULING!”

Sumber: http://www.malau.net/2005-06-27/budek/

Lagi Promo

Seorang penjahat tertembak oleh polisi pada saat sedang beraksi. Dan penjahat itu langsung koma di rumah sakit kemudian dia pun bermimpi dibawa oleh malaikat ke neraka.

Tapi ia terkejut karena di neraka sangat ramai, banyak orang berdisco, minum, judi, banyak pula artis-artis cantik, dll.

Langsung saja ia cepat-cepat ingin masuk, tapi ditahan oleh iblis penjaga pintu neraka.

"Tunggu dulu..!!" kata iblis itu.

"Waktumu belum tiba, kembalilah ke dunia, buatlah yang lebih jahat lagi maka kau pasti masuk ke neraka ini!!!" kata iblis itu menjelaskan dengan penuh meyakinkan.

Akhirnya ia dikembalikan kedunia dan benar sesuai pesan iblis ia berbuat lebih jahat dan tertembak mati polisi.

Ia diantar malaikat masuk neraka, tapi ia terkejut setengah mati karena di dalam neraka banyak api di mana-mana, bau amis darah, banyak binatang berbisa dan banyak teriakan minta tolong.

Bingung dan ketakutan penjahat itu berkata, "Loh,.. waktu yang lalu neraka tidak begini…???" kata si penjahat.

Iblis tersenyum dan berkata, "Oh, waktu itu lagi PROMO" (kpl/wim)

Sumber: http://komunitas.kapanlagi.com/humor/lagi-promo.html

Diperlihatkan Tempat Keluar Bayi

Setelah dioperasi, Joe masih harus dirawat di rumah sakit. Setelah kondisinya membaik, badannya dibasuh/dibersihkan oleh suster yang cantik banget, seksi dan ramah.

Karena "adiknya" Joe juga dibasuh suster, maka Joe jadi kleyengan, lantas dia mencoba menggoda sang suster:

Joe : "Suster, kalau sampeyan tak kasih uang 300 rbu, boleh nggak aku lihat yang dibalik BH sampeyan...?"

Suster : "Aaahh... tanggung mas, kalau sampeyan berani kasih 2 juta, nanti sekalian aja saya tunjukin tempat keluarnya bayi..."

Joe (suuueeenneeeng buuaanget) : "Bener nih, bbboolleeh, ini uangnya."

Suster (setelah menerima uang) : "Mas, sampeyan turun dari tempat tidur, keluar kamar, belok kanan terus ikutin koridor itu sampai mentok, terus belok kiri. Nah, di ujung koridor itu ada tulisan RUANG MELAHIRKAN DAN PERAWATAN BAYI. Naaahhh... di situ itu tempat keluarnya bayi. Sampeyan boleh kok nongkrong disitu sampai bosen..."

Sumber: http://ketawa.com/humor-lucu-det-7340-diperlihatkan_tempat_keluar_bayi.html

Pegawai

Ada sepasang suami istri yang seringkali cekcok, suatu hari sang istri berkata pada suaminya, "Mas, lampu di teras udah mati, tolong gantiin donk..!". Sang suami menjawab, "Enak aja.. Emang saya pegawai PLN!".

Kemudian sang Istri berkata lagi, "Kalo gitu tolong belikan minyak tanah, mas!". Sang suami menjawab lagi, "Emang saya pegawai PERTAMINA!"

Kemudian sang suami pergi. Saat dia pulang dia melihat lampu di teras sudah diganti, juga minyak tanah sudah diisi. Lalu dia bertanya kepada sang istri, "Mah, kok lampu sudah nyala siapa yang ganti dan juga minyak tanah sudah diisi siapa yang beliin..???".

Sang istri menjawab, "Tadi ada pemuda ganteng dateng trus dia mau gantiin lampu sama beliin minyak tanah, tapi dia minta imbalan..".

"Apa???", tanya sang suami. "Dia minta dibikini roti kalau gak saya harus tidur sama dia..!", kata sang istri.


"Trus kamu bikinin dia roti kan..??", tanya sang suami. sang istri menjawab, "Emang saya pegawai Holland Bakery".

Ada Turis Arab Naik Taksi

Ada Turis Arab naik taksi keliling di Jakarta duduk di depan tiba-tiba taxi-nya disalip mobil pick-up yang ngebut, si Arab terkejut dan berteriak: "Ustahiad...! Ustahiad...!"

Gak lama ada mobil truk menyalip, si Arab berteriak lagi: "Ishtibustim....! Isthibustim...!" Sang sopir heran mendengar kalimat dzikirnya.

Gak lama ada mobil truk menyalip, si Arab teriak lagi: "Aik...!" Sang sopir heran mendengar kalimat dzikirnya.

Ada lagi mobil sport yg atapnya bisa terbuka atau tertutup, si Arab teriak "Adzam... Adzam..." Sopir semakin heran..

Ada pula mobil sedan kecil menyusul dari arah kiri, turis Arab mendesis: "Ya Allah, Ikuzus..., Ikuzus...!"

Tiba2 sebuah mobil mewah ngerem mendadak di depannya.., si turis Arab berteriak: "Irraref..., irraref...!!!"

Akhirnya sang sopir penasaran: "Wan, ente lafadz dzikirnya kok aneh.. Ane belum pernah denger tuuh..!??"

Turis Arab jawab : "Siafa yg zikiran. Ane khan baca tulisan di belakang mobil mobil yg tadi menyalip Ente!! Bahasa Ana khan bacanya dari kanan ke kiri.

Lihat ke atas lagi aja, gak usah malu...

-

Arsip Blog

Recent Posts