Lamaran Ditolak, Pria di Bone Viralkan Video Mesum Bersama Ibu Rumah Tangga

Seorang pria di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), nekat menyebarluaskan video mesumnya bersama ibu rumah tangga hingga viral di media sosial. Motif pelaku karena kesal lamarannya ditolak keluarga korban. Pelaku berinisial DA (35), diamankan di Dusun Padang Lampe II, Desa Tenri Pakkua, Kecamatan Lappariaja. Dia diduga telah menyebarkan video mesum bersama ibu rumah tangga berinisial N (30).

Kapolsek Lappariaja, AKP Ahmad Jafar mengatakan, DA diduga telah menyebarkan video mesum berdurasi 2 menit 41 detik yang melibatkan dirinya dengan seorang perempuan. "Pelaku mengakui perbuatannya. Motifnya karena kesal pernah melamar korban, namun ditolak oleh orang tua perempuan tersebut," kata AKP Jafar di Kabupaten Bone, Sulsel, Kamis (25/11/2020).

Video mesum tersebut direkam pada November 2019 lalu. Dia awalnya menyebarkan rekaman itu kepada seorang perempuan berinisial I lewat aplikasi Facebook Massengger.

Namun lama kelamaan, video tersebut beredar luas dan membuat geger warga di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Pelaku akhirnya diamankan polisi untuk menjalani proses hukum.

Sumber: https://sulsel.inews.id/berita/lamaran-ditolak-pria-di-bone-viralkan-video-mesum-bersama-ibu-rumah-tangga

Sepekan Ini Video Mesum Ibu dan Anak Viral di Ngawi, Emak-emak Resah

Sebuah video mesum viral di grup berbagi pesan warga Desa/Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pemerannya seorang pria yang beradegan layaknya suami istri dengan janda.

Janda ini berprofesi sebagai tukang pijit. Bahkan, kabar yang beredar si pria juga berhubungan badan dengan anak si janda tadi.

Si pria berinisial AR (29) dan janda berinisial SR (57), sementara anak si janda berinisial RL (21). Bahkan belakangan diketahui AR juga mencabuli seorang bocah berinisial SR (14).

Kasus ini terbongkar setelah pemeran pria, AR, berusaha menyebar video tak senonoh ke sejumlah ibu rumah tangga sebagai modus untuk berhubungan intim dengan si pelaku.

Tak ayal, video tersebut membuat SW (49) yang menerima video tersebut melaporkan AR warga desa Tambakboyo, Mantingan, Ngawi, ke polisi karena risih, Kamis (5/2/2021).

Fitri, warga Desa Sine, Ngawi mengaku resah dengan beredarnya video mesum tersebut. Apalagi sekarang eranya media sosial (medsos).

"Meresahkan mas, anak kecil saja tahu pemerannya satu keluarga kompak mesum. Saya marah kalau dikirimi gitu tidak sopan, dilaporkan aja orang kayak gitu meresahkan," ujar Fitri kepada beritajatim.com, jejaring media suara.com, Jumat (5/2/2021).

Terpisah, Kapolsek Sine Iptu Farid Suharta membenarkan kejadian tersebut berada di Sine. Saat ini, AR pemeran sekaligus penyebar video mesum itu sudah diamankan petugas kepolisian.

"Benar, pelaku sudah diamankan dan kami masih terus melakukan pemeriksaan," kata Iptu Farid.

Menurut pengakuannya kepada penyidik, selain berbuat mesum dengan janda dan anaknya, pelaku juga sudah mencabuli bocah 14 tahun yang diminta mengambil gambar.

Sumber: https://jatim.suara.com/read/2021/02/05/141821/sepekan-ini-video-mesum-ibu-dan-anak-viral-di-ngawi-emak-emak-resah

Suaminya Lumpuh, Emak-Emak Paruh Baya Tepergok Mesum dengan Tetangga

Seorang ibu rumah tangga berinisial RDN (55) tepergok sedang mesum di kamarnya dengan tetangganya sendiri BDN (53). Parahnya, orang yang pertama kali memergoki emak-emak paruh baya yang tinggal di Kelurahan Palekko, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar itu adalah anaknya sendiri.

"Iya betul kejadiannya dini hari tadi," kata Kapolsek Polongbangkeng Utara, AKP H. A. Hermansyah, Kamis (5/11/2020).

Hermansyah menceritakan, kejadian itu bermula ketika BDN mendatangi rumah RDN yang berada tak jauh dari rumahnya. Saat keduanya mesum, tiba-tiba anak RDN, berinisial DE, masuk ke dalam kamar dan melihat ibunya sendiri tengah berhubungan badan layaknya suami istri.

"Sontak anak laki-laki itu berteriak dan minta tolong," lanjutnya.

Sejurus kemudian, RDN dan BDN pun lari tunggang-langgang setelah melihat DE berteriak. Bagaimana tidak, teriakan minta tolong DE menarik perhatian warga lainnya.

"Anggota pun berusaha mencari keberadaan keduanya, mereka melarikan diri karena takut warga main hakim sendiri," jelas Hermansyah.

Ironisnya, belakangan diketahui saat RDN dan BDN beradu asmara di dalam kamarnya, suami RDN ternyata berada di dalam rumah. Namun suami RDN tidak bisa berbuat apa-apa karena ia menderita lumpuh sejak lama.

"RDN ini memiliki suami seorang purnawirawan TNI, dan BDN juga itu ada istrinya. Saat mereka berhubungan badan, suami RDN ada di dalam rumah, tapi suaminya itu lumpuh dan tidak bisa berbuat apa-apa," jelas Hermansyah.

Hingga kini kasus tersebut masih diselidiki oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Polongbangkeng Utara. RDN dan BDN pun belum diketahui keberadaannya usai melarikan diri karena tepergok mesum.

"Masih dalam pengejaran, Unit Reskim masih mencari keberadaan keduanya," Hermansyah memungkasi.

Sumber: https://www.liputan6.com/regional/read/4400881/suaminya-lumpuh-emak-emak-paruh-baya-tepergok-mesum-dengan-tetangga

Terlalu! Emak-emak Ajak Pemuda Berbuat Mesum di Stasiun Cilegon

Aksi tidak terpuji terjadi di toilet Stasiun Cilegon, Banten. Seorang emak-emak berinisial S (50), mengajak seorang pemuda berinisial D (24) berbuat mesum di kamar kecil stasiun tersebut.

Belum juga berasyik-masyuk atau mesum, mereka keburu ketahuan penumpang lain dan warga sekitar. Walhasil, mereka langsung dipersekusi hingga salah satu di antara mereka mengalami lebam.

Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (7/9) malam. S dan D merupakan penumpang kereta Rangkasbitung-Merak.

Menurut Jajang, saat di kereta, S duduk di dekat D. Selama perjalanan ke Stasiun Cilegon itu, S minta dipijat lelah oleh D. S dan D memiliki tujuan yang sama, yaitu mereka turun di Stasiun Cilegon.

Setibanya di Stasiun Cilegon, mereka turun. Kemudian S meminta D untuk dibelikan mie instan. Keduanya pun makan bersama sambil mengobrol hingga larut malam di Stasiun Cilegon.

Entah apa yang merasuki S, wanita paruh baya itu mengajak D untuk berbuat mesum di dalam sebuah toilet. Anehnya, D mengiyakan ajakan itu.

Saat akan berbuat mesum di dalam toilet, satpam dan sejumlah warga pun memergoki aksi mereka. Sehingga satpam yang bertugas di Stasiun Cilegon itu pun terpaksa memaksa mereka untuk keluar dari dalam toilet.

"Kejadiannya jam 23.00 WIB. S minta D masuk ke toilet dan memaksa melakukan perbuatan asusila. Namun diketahui dan digedor satpam," ujar Kompol Jajang, Selasa (8/9).

Mengetahui kejadian tersebut, warga di sekitar Stasiun Cilegon langsung mengerumuni S dan D. Warga menghajar S di bagian wajah. Beruntung polisi segera tiba di lokasi untuk membubarkan massa dan menyelamatkan para pelaku.

"S mengalami lebam di wajah dihajar warga. Khawatir terjadi sesuatu pada mereka, akhirnya kita bubarkan massa, dan langsung kami tangani. Kita minta agar keduanya untuk segera pulang," ujar Jajang.

Sumber: https://kumparan.com/kumparannews/terlalu-emak-emak-ajak-pemuda-berbuat-mesum-di-stasiun-cilegon-1uA1yIyqf1t/full

Perempuan di Pekalongan Diduga Mesum dengan Sejumlah Pria di Emperan Toko

Rekaman CCTV seorang perempuan di Kabupaten Pekalongan, yang diduga berbuat mesum dengan sejumlah pria secara bergantian di sebuah emperan toko, viral di media sosial.

Video rekaman CCTV yang menunjukkan perbuatan mesum itu, salah satunya diunggah di Instagram oleh akun @pekalonganinfo. Setelah ditelusuri, ternyata dugaan perbuatan mesum itu terjadi di depan ruko di tepi Jalur Pantura, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Dugaan aksi mesum itu terekam CCTV yang terpasang sebuah sebuah ruko. Salah seorang karyawan ruko berinisial R (42) tersebut mengatakan, dugaan perbuatan mesum itu terjadi pada Kamis (8/3/2021) malam sekitar. Perempuan itu didatangi sejumlah pria yang mengenakan sepeda motor secara bergantian dan berbuat mesum.

"Iya betul, kejadiannya hari Kamis malam. Perempuan itu sudah dua hari setiap malam ada di depan ruko itu," katanya.

R menceritakan, perempuan yang terekam CCTV sebelumnya tidak pernah ada di kawasan ruko tersebut. Perempuan itu hanya terlihat selama dua hari saat malam hari. Informasi yang ia dapat, perempuan itu lebih sering mangkal di jembatan saat malam hari.

"Dia orang nakal, ya kelihatan dari penampilannya. Kalau dari sisi pakaiannya saya gak tahu, kan malam hari gak terlihat, apalagi jam 12 malam," ujarnya.

Untuk ruko di kawasan Jalan Ahmad Yani, lanjut R, biasanya tutup sekitar pukul 20.00 WIB. Namun untuk karyawan biasanya pulang sekitar pukul 15.00 WIB. R pun mengaku tidak kenal dengan perempuan yang terekam di CCTV tersebut.

"Ya saya gak kenal lah sama orangnya, kan baru lihat. Apalagi pelanggannya, saya juga gak tahu lah," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Opdal Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Sunarso mengatakan, selama patroli belum pernah menemukan kejadian seperti yang terekam di CCTV tersebut. Bahkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari warga terkait dugaan perbuatan mesum itu.

"Ya kami tetap perintahkan anggotanya untuk mengecek lokasi itu. Kita juga sudah patroli di kawasan Pantura dan belum membuahkan hasil," tutunya.

Sunarso mengaku, selama ini pihaknya sudah sering melakukan patroli saat malam hari. Dan laporan atau keluhan yang sering ia dapat dari warga adalah tentang maraknya anak punk. Terkait laporan warga ini, ia pun sudah melakukan patroli dan melakukan pembinaan.

"Laporan yang sering masuk soal anak pank. Ini pun sudah kami lakukan penindakan," pungkasnya. (*)

Sumber: https://kumparan.com/panturapost/perempuan-di-pekalongan-diduga-mesum-dengan-sejumlah-pria-di-emperan-toko-1vJh0iII1n4/full

Mesum di Siang Bolong, 3 Pasangan Kekasih di Jambi Ditangkap Petugas

Tiga pasangan kekasih yang diduga mesum di siang bolong ditangkap petugas gabungan Satpol PP Kota Jambi, Jumat (12/3/2021). Petugas yang menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) itu, mendapati para pasangan berada di dalam kamar kos. Selain menggaruk tiga pasangan mesum, petugas juga merazia lokasi judi ketangkasan di kawasan Broni, Kota Jambi. Di lokasi ini, petugas menyita sejumlah alat yang digunakan untuk berjudi. Razia diawali dengan menyisir sejumlah tempat kos di kawasan Danau Sipin, Kota Jambi. Di lokasi ini, petugas mengerebek pasangan kekasih penghuni kamar kos. Mereka panik saat petugas menggedor kamar kos. Saat pintu kamar terbuka, pasangan itu dalam kondisi setengah telanjang.
Saat diperiksa, pasangan tersebut tk dapat menunjukkan identtias sebagai suami istri. Mereka mereka berusaha hanya ngobrol di dalam kamar. Petugas bertindak tegas dengan membawa mereka ke kantor Satpol PP Kota Jambi.

"Pasangan yang kedapatan di dalam kamar kos dan bukan pasangan sah didata dan diingatkan agar tak mengulangi perbuatannya. Sedangkan lokasi juga disegel agar tidak kembali beroperasi," kata Kasatpol PP Kota Jambi Mustari Affandi. Dia mengemukakan, razia ke sejumlah rumah kos dan penyegelan lokasi judi ketangkasan tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang resah. Selain itu untuk menegakkan Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang prostitusi dan asusila dan Perda tentang Ketertiban Umum.

"Tempat kos kerap dijadikan tempat tinggal pasangan bukan suami istri. Dari penysiran rumah kos, tiga pasangan kekasih diduga berbuat mesum diamankan petugas. Para penghuni kos tidak mengantongi identitas diri," ujar Mustari Affandi.

Sumber: https://regional.inews.id/berita/mesum-di-siang-bolong-3-pasangan-kekasih-di-jambi-ditangkap-petugas/2
-

Arsip Blog

Recent Posts