Lagi di Pekanbaru? Yuk Wisata Kuliner Khas Melayu

Lagi, destinasi wisata kuliner di Pekanbaru kembali bertambah, tepatnya di bilangan Jalan Ronggo Warsito.

Mengusung konsep budaya Melayu, Sultan Resto lakukan grand opening, Selasa (23/5/2017). Ribuan tamu undangan pun memadati bangunan tiga tingkat ini.

Bangunan yang mampu menampung hingga 270 tamu ini memiliki disain yang unik. Budaya melayu terasa kental di restoran ini.

Pasalnya, di setiap dinding bangunan ini ada gambar sejarah Kerajaan Siak. Mulai dari Sultan yang berkuasa hingga perjalanan kerajaan melayu itu.

Disamping itu, ukiran khas melayu dengan balutan warna kuning yang mendominasi semakin memperkuat budaya Melayu.

Adapun Sultan Resto menyuguhkan 100 lebih menu pilihan dengan tema yang berbeda.

"Namun, yang menjadi keunggulan kita ialah menu ragam makanan khas Melayu yang pastinya berbeda dari tempat lainnya," kata pemilik Sultan Resto, Rahmansyah.

Disamping itu, ukiran khas melayu dengan balutan warna kuning yang mendominasi semakin memperkuat budaya Melayu.

Adapun Sultan Resto menyuguhkan 100 lebih menu pilihan dengan tema yang berbeda.

"Namun, yang menjadi keunggulan kita ialah menu ragam makanan khas Melayu yang pastinya berbeda dari tempat lainnya," kata pemilik Sultan Resto, Rahmansyah.

Dendang Melayu di Bandara Pekanbaru

Pekanbaru - Pengelola Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Kota Pekanbaru, Riau, menghadirkan tarian Melayu untuk menghibur calon penumpang di ruang tunggu keberangkatan di awal bulan Ramadan ini. Juga dibagikan ratusan takjil atau makanan berbuka bagi calon penumpang yang melaksanakan rukun Islam keempat itu.

Airport Duty Manager Bandara SSK II, Ibnu Hasan menyebut kegiatan menghibur calon penumpang ini baru diadakan pada Ramadan tahun ini. Tujuannya supaya penumpang tidak suntuk selama menunggu pesawat untuk diberangkatkan.

"Tarian Melayu ini diadakan sekitar pukul 17.00 WIB setiap harinya atau menjelang berbuka puasa. Dilaksanakan di ruang tunggu keberangkatan," kata Ibnu di Pekanbaru, Minggu petang 28 Mei 2017.

Dia menyebut tarian Melayu ini berupa tarian persembahan dan tarian penyambutan. Tarian ini diiringi juga oleh musik Melayu yang dibawakan secara langsung dan dimainkan beberapa musisi Melayu.

"Musik dan tarian ini akan berhenti menjelang masuknya waktu berbuka puasa," kata pria yang pernah bertugas di Officer In Charge Bandara SSK II ini.

Selain tarian, juga diadakan nyanyian yang dibawakan biduan asal Kota Pekanbaru. Tentu saja nyanyian yang dibawakan adalah lagu Melayu. Nyanyian ini dibawakan secara bergantian oleh penyanyi laki-laki dan perempuan.

Ibnu menyebut nyanyian, musik dan tarian Melayu diakhiri dengan pembagian ratusan takjil kepada calon penumpang yang berpuasa di awal Ramadan ini. Setiap harinya ada sekitar 350 takjil yang dibagikan di ruang tunggu oleh beberapa petugas bandara.

"Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi berkah dan membuat penumpang tidak bosan menunggu pesawat. Ini juga mempermudah umat muslim yang melaksanakan puasa," kata Ibnu.

Ngabuburit Sambil Nikmati Senja di Pantai Melayu

Batam - Pantai Melayu merupakan salah satu pantai wisata yang sering dikunjungi masyarakat Batam, Kepulauan Riau. Apalagi di bulan Ramadan, pantai ini benar-benar asyik untuk dijadikan sebagai tempat ngabuburit sembari menikmati senja di batas cakrawala.

Salah seorang pengunjung pantai, Mona (33), mengakui pantai ini sangat digemari keluarganya untuk ngabuburit. Dengan area yang cukup luas, pantai ini juga bersih dan nyaman, sehingga sangat pas untuk anak-anak yang sedang belajar puasa karena bisa ngabuburit sambil bermain.

"Dengan pasirnya yang putih keabu-abuan serta lembut bisa membuat anak-anak senang berkreasi hingga lupa waktu," ucap Mona kepada Liputan6.com, Sabtu, 27 Mei 2017.

Di tempat yang sama, Hamidah (35) juga punya pendapat serupa. Menurut dia, Pantai Melayu ini mengaku sering jadi spotnya untuk ngabuburit di bulan Ramadan ini. Dengan pemandangan indah di lepas pantai, ia bisa menunggu buka puasa sambil menikmati panorama senja itu.

Menurut Hamidah, di hari-hari pertama Ramadan seperti ini, biasanya Pantai Melayu memang ramai dikunjungi masyarakat lokal. Namun untuk kali ini tampak sepi pengunjung. Salah satu sebabnya cuaca di Batam kurang bersahabat dalam beberapa minggu terakhir.

"Karena cuaca sering hujan, pengunjung lain malas keluar," ujar Hamidah.

Ya, ngabuburit sembari menikmati senja di Batam memang asyik di Pantai Melayu ini. Pantai Melayu ini berlokasi di Barelang, tepatnya di Pulau Rempang yang masuk ke dalam gugusan pulau-pulau di Batam yang dihubungkan oleh Jembatan Barelang.

Lokasi Pantai Melayu ini tidak jauh dari Jembatan 4 Barelang. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan mobil sewaan atau taksi maupun Bus Trans Batam.

Kondisi Pantai Melayu juga sudah tertata dengan rapi. Sebagai tempat wisata, pantai ini sudah dilengkapi dengan pondok-pondok, trotoar, dan taman untuk pejalan kaki yang ingin jalan-jalan menikmati indahnya Pantai Melayu.

Di Bangka Bakal Ada China Town dan Melayu Street

Pemerintah Provinsi Kepulauan Banka Belitung berencana memadukan dua lokasi beda etnis dalam konsep destinasi wisata masa depan. Kota Pangkal Pinang, sebagai ibu kota, dipilih sebagai pilot project karena selama ini dikenal majemuk dan hidup dalam kerukunan.

“Kawasan Kampung Bintang akan menjadi China Town, sementara kawasan Masjid Jamik akan menjadi Melayu Street. Dua kawasan ini masih satu jalur dan akan berdampingan nantinya,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Selasa (30/5/2017).

Konsep pembangunan wilayah kota itu, kata Erzaldi, akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepulauan Bangka Belitung.

“Saya sudah ada data lokasinya. Ada lahan di ujung jalan yang masih sengketa. Nantinya mereka kami panggil. Bagaimana rencana ini (bisa) diwujudkan,” papar mantan Bupati Bangka Tengah dua periode itu.

Menurut Erzaldi, pembangunan China Town dan Melayu Street, tidak hanya mendukung program pariwisata, melalui produk kuliner dan budaya, juga akan menjadi percontohan keanekaragaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jangan terpengaruh medsos

Gubernur Erzaldi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi di media sosial. Pasalnya, saat ini banyak pihak yang ingin memprovokasi dan memecah belah persatuan bangsa.

“Kalau baca medsos jangan judulnya saja. Baca seluruh isinya dan konfirmasi,” paparnya.

Bangsa Indonesia, kata Erzaldi, wilayah yang seksi sehingga banyak pihak ingin menguasai. Berbagai cara dilakukan, salah satunya serangan melalui jejaring sosial.

Budaya Tionkok dan Melayu Bertemu di Masjid Tua Al Mahmudiyah

PALEMBANG - Masjid berusia ratusan tahun ini letaknya di Kampung Suro, Kelurahan 30 Ilir, Palembang.
Corak arsitektur masjid bernama Al Mahmudiyah ini memadukan budaya Melayu dan Tiongkok.

Hal ini bisa dilihat dari bentuk atapnya yang berhias tanduk pada bagian mihrab dan mimbarnya dengan dihiasi ukiran kayu bermotif khas Palembang.

Dibangun pada tahun 1890 oleh Kiai Haji Abdul Rahman Delamat, masjid ini memiliki inkripsi berbahasa Arab yang terdapat pada dinding masjid.

Sementara di sisi utara, terdapat kolam yang dibuat tahun 1928 sebagai tempat berwudu bagi para jemaah. Meski banyak penambahan, namun hingga kini bentuk asli bangunan masjid tidak berubah.

Mobilnya Bergerak Sendiri, Wanita Ini Pergoki Suaminya Mesum dengan Wanita Lain, Videonya Viral

Dikhianati oleh pasangan yang sangat dicintai tentu akan menyisakan rasa sakit yang sangat mendalam.
Sosok yang selama ini selalu menemani dan setia ternyata nekat menjalin hubungan terlarang tanpa diketahui siapapun.
Banyak orang meluapkan kesedihannya dengan berbagai cara ketika berhadapan dengan situasi seperti ini.
Ada yang berusaha bersikap tenang, tapi ada pula yang langsung meluapkan kemarahannya saat itu juga
Bahkan tak jarang, mereka yang harus mengalami pengkhianatan pahit tersebut nekat melakukan hal-hal ekstrem untuk menyalurkan amarahnya kepada pasangan dan selingkuhannya yang sudah menyakitinya.
Hal serupa belum lama ini dialami oleh seorang wanita asal China.
Ia tak pernah menduga akan memergoki sang suami bersama dengan selingkuhannya, tepat di depan matanya.
Wanita yang tak mau disebutkan namanya ini kaget saat menemukan sang suami nekat berhubungan intim dengan selingkuhannya di dalam mobilnya sendiri.
Aksi tak terpuji ini diketahui sang istri yang saat itu dilaporkan tengah mencari keberadaan suaminya bersama beberapa orang saudaranya.
Tak hanya nekat melakukan perbuatan mesum tersebut di dalam mobil sang istri, pria ini bahkan sedang dalam posisi berhubungan badan tepat ketika sang istri membuka pintu mobil tersebut.

Melihat hal menyakitkan terjadi di depan matanya, wanita ini justru dilaporkan bisa menahan emosinya.
Ia tetap berusaha bersikap tenang meski harus menyaksikan sang suami yang sudah menghianati dirinya.
Bukannya meraa bersalah, sang suami justru berusaha menutupi tubuh selingkuhannya yang saat itu dalam keadaan setengah telanjang.

Beberapa saudara sang istri sempat meluapkan amarahnya dengan cara memaksa pria tersebut untuk turun dari dalam mobil, seperti dilansir dari Viral 4 Real.
Video ini pun dengan cepat menjadi viral di dunia maya dan menuai komentar dari para netizen.
Banyak yang memuji sang istri karena mampu menahan amarahnya.
Namun, tidak sedikit pula netizen merasa geram dan berharap agar sang suami dihakimi atas perbuatannya.
Sayangnya tidak banyak informasi mengenai dimana lokasi serta identitas dari semua pihak di dalam video.

-

Arsip Blog

Recent Posts