Pusat Budaya Indonesia Berdiri di Brussel

London - Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa, Nadjib Riphat Kesoema meresmikan Pusat Budaya Indonesia pertama di Eropa di Boulevard de la Woluwe 38 Brussel-Belgia.

Dalam acara pembukaan hadir Dubes ASEAN, Jepang, Eropa, anggota parlemen Uni Eropa, pimpinan lembaga sosial-budaya, museum, sineas dan kalangan wartawan Belgia, ujar Minister Counsellor Pensosbud/Diplomasi Publik KBRI Brussel, PLE Priatna, kepada koresponden ANTARA News London, Minggu.

Menurut PLE Priatna, Lembaga Pusat Budaya Indonesia Brussel yang menaungi kegiatan lengkap kesenian, bahasa, kuliner, film dan diskusi budaya ini adalah yang pertama dibentuk di Eropa.

Dubes RI Brussel, Nadjib Riphat Kesoema mengatakan Lembaga Pusat Budaya Indonesia di Brussel ini akan menjadi jembatan kegiatan, tidak hanya mengenal budaya, kesenian dan bahasa tapi juga melihat dari dekat kemajuan Indonesia secara luas.

Acara inagurasi Pusat Budaya dan Promosi Indonesia, di gedung berlantai tiga di jantung Boulevard de Woluwe 38 Brussel ini diisi serangkaian pagelaran kesenian, pameran dan demo membatik, konser Angklung, pameran kerajinan dan makanan jadi dari Indonesia serta sederet stand sate ayam, nasi goreng, mie goreng dan cendol.

Sineas lepas asal Perancis yang membuat film dokumenter Indonesia, di tengah acara pagelaran, Allain Woodey, mengatakan pusat budaya Indonesia sebagai instrumen memperluas jangkauannya kepada publik Eropa merupakan gagasan luar biasa dan KBRI Brussel telah memulainya.

Pusat Budaya Indonesia ini akan diisi kegiatan pelatihan (gamelan Bali dan tari), kursus bahasa Indonesia, kursus membatik, kursus memasak, Angklung, resep Indonesia, pagelaran kesenian, diskusi budaya dan juga diisi ruang display produk berbasis budaya maupun produk ekspor ke manca negara, ujar PLE Priatna. (ZG/S016)

Sumber: http://www.antaranews.com

Seratus Lukisan Tampil pada Pameran Anak Nusantara

Manado - Sekitar 100 buah karya lukis dari berbagai daerah di Indonesia, ditampilkan pada pameran "Seni Lukis Jejak Anak Nusantara" di Manado, Sulawesi Utara (Sulut)yang akan berlangsung dari 29 Maret-3 April.

Pemrakarsa pameran, Johanis Saul, di Manado, Senin mengatakan, karya lukisan tersebut berasal dari 15 daerah di Indonesia, diantaranya Bali, Yogyakarta, Balikpapan, Jakarta, Papua, Sulawesi Tengah dan Sulut. "Pameran lukisan tersebut adalah bagian dari pelaksanaan kegiatan "Gelar Seni di Pangkuan Ibu Pertiwi," kata Saul.

Johanis Saul mengatakan, pameran ini akan berdampak positif bagi perkembangan seni lukis di daerah itu. "Melalui pameran tersebut, kedepan nanti akan tercipta jaringan antar pelukis nusantara dalam mengembangkan seni lukis," katanya.

Dia menambahkan, pameran yang dilaksanakan di pusat perbelanjaan Atrium Megamall itu, dalam rangka mensukseskan Manado sebagai Kota Parawisata Dunia 2010.

Kasubdin Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulut, Noch Mangelep menilai kegiatan ini adalah suatu langkah tepat dalam meningkatkan kreativitas seniman muda daerah itu.

Kegiatan ini menjadi media penting dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) kesenian, guna menggali bakat-bakat yang dimiliki generasi muda di daerah itu. "Pameran ini sekaligus untuk memperkenalkan karya-karya anak bangsa kepada masyarkat luas," katanya.

Selain pameran lukisan jejak anak nusantara, selama sepekan pelaksanaan Gelar seni di Pangkuan itu pertiwi, juga menyelenggarkan beberapa kegiatan diantaranya seminar lukis anak, wisata seni serta lomba seni lukis anak. (JY)

Sumber: http://oase.kompas.com

Pelatihan Kuliner 225 Pengusaha demi Wisatawan

Yogyakarta - Kuliner Indonesia menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Itulah yang membuat Dinas Pariwisata (Dispar) Yogyakarta menggelar pelatihan kepada 225 pengusaha kuliner.

"Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program yang diselenggarakan Dispar DIY dalam mendukung upaya meningkatan kunjungan wisatawan ke objek wisata yang tersebar di provinsi ini," ungkap Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tazbir, di Yogyakarta, Sabtu (27/3).

Pelatihan kuliner seperti ini sudah berlangsung sejak 2008. Rencananya kegiatan ini akan terus berlangsung hingga 2013.

"Sampai 2013 ditargetkan sekitar 750 pengusaha kuliner mendapatkan pelatihan, dan saat ini 225 pengusaha sudah mengikuti pelatihan tersebut," katanya.

Pelatihan kuliner seperti ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat. Terutama masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan objek wisata.

"Sehingga mereka tidak hanya memiliki kesadaran tinggi terhadap hal itu, tetapi juga berperilaku hidup sehat sebagai pengusaha kuliner di objek wisata," tuturnya.

Sampai saat ini Kawasan Mulo dan Pantai Siung di Kabupaten Gunungkidul, Pantai Glagah di Kabupaten Kulonprogo, dan Pantai Depok di Kabupaten Bantul sudah mendapatkan pelatihan kuliner.

"Untuk tahun ini rencananya pelatihan kuliner diselenggarakan di kawasan wisata Bobung di Kabupaten Gunungkidul, Banjaroya di Kabupaten Kulonprogo, Pantai Kwaru Kabupaten Bantul, dan kawasan Malioboro di Kota Yogyakarta," paparnya. [aji]

Sumber: http://www.inilah.com

Bintang Oscar Habis-habisan Tampil Cantik

Los Angeles - Bintang-bintang terkemuka Hollywood seperti Sandra Bullock, Cameron Diaz, dan Zoe Saldana meramaikan pagelaran Oscar, Minggu waktu setempat, dengan mengenakan gaun berwarna metalik.

Sebelumnya tidak ada keeleganan seperti itu di karpet merah perhelatan penghargaan mana pun musim ini, dan pilihan-pilihan yang ada sekarang bahkan lebih membuat gugup, terkadang mengejutkan.

"Kami melihat satu pertunjukan sangat glamor dari seluruh musim penghargaan yang pernah kami lihat. Di setiap perhelatan Oscar kami melihat para aktor berpose di setiap perhentian, mengatur rambutnya, perhiasannya, dan dandanannya ke tingkatan yang lebih tinggi," kata Melissa Liebling-Goldberg dari Stylewatch.com, laman milik Majalah People.

Para pakar busana menyebut para bintang itu mengambil terlalu banyak risiko, tulis Reuters. Contohnya Sarah Jessica Parker, yang mengenakan gaun Chanel kuning pucat, mengambil inspirasi dari gaun tahun 60an berbahan sutra dengan bahu terbuka.

Tetapi beberapa eksperimen tidak sedap dipandang, seperti Charlize Theron yang gaun ungu terangnya dengan detail berlipat mencolok di bagian dada, mengingatkan kita pada 'bra' torso.

"Orang-orang telah cukup menahan diri, mereka butuh hiburan dan tempat pelarian," kata Lawrence Zarian, pakar busana dari TV Guide. Ia menambahkan, beberapa tampilan sudah terlalu berlebihan.

"Banyak pesohor kehilangan standarnya," ujarnya, sambil menunjuk gaun Theron seoleh mempunyai dua tangan sedang menahan dadanya.

Zarian juga mengritisi busana biru berpola hitam buatan Dries Van Noten yang dikenakan Maggie Gylenhaal. "Ia berdandan seperti akan menghadiri pesta luau (pesta tradisional Hawaii) dan bukan Oscar," ketusnya.

Biru Dominan

Biru menjadi warna terlaris di karpet merah Oscar 2010, sebuah ketidaksengajaan yang unik dengan film bernuansa biru, 'Avatar', yang dinominasikan meraih penghargaan film terbaik, bercerita tentang planet yang dihuni alien biru.

Mereka yang mengenakan setelan biru antara lain pemenang Oscar untuk aktris pembantu terbaik dalam film 'Precious', Mo'Nique dan Mariah Carey yang juga tampil dengan gaun biru (warna angkatan laut) berleher rendah dengan bawahan yang memamerkan kaki jenjang penyanyi berdarah afro itu.

Nominator untuk akris terbaik, Gabourey Sidibe dari film "Precious" juga mengenakan gaun Marchesa biru abua-bu dengan motif bunga perak melingkar di sepanjang pinggulnya dan dia menganggap Oscar pertamanya itu seperti "pesta dansa hollywood'.

Marchesa adalah perancang busana idaman para nominator perempuan yang juga dikenakan Sandra Bullock dan Vera Farmiga, yang memilih mengenakan gaun merah delima tanpa tali dengan "ruffle' di sekitar pinggul dan dadanya.

"Sangat luar biasa, bisa membuat busana untuk tiga nominator, bentuk badan, dan umur berbeda dengan sangat cantik. Marchesa benar-benar memenangkan karpet merah," kata Liebling-Goldberg.

Menempatkan hasil kreasi seseorang di karpet merah Oscar sering mengangkat karir sang desainer, itu sebabnya banyak gaun dan perhiasan yang diberikan secara cuma-cuma bagi para bintang saat malam termegah Hollywood itu.

"Ini adalah sebuah 'slam dunk' untuk barang-barang kami," kata Erica Courtney, penata gaya dan perhiasan para artis, termasuk Madonna, Julia Roberts, dan Sandra Bullock.

"Piala Oscar luar biasa besarnya, terutama ketika seorang perancang perhiasan berhadapan dengan perusahaan-perusahaan besar dunia," jelasnya lagi.

Kebanyakan aktor masih mengenakan setelan tuksedo atau busana gelap, tetapi tetap berperan penting dalam mendampingi para gadis berjalan di jalur karpet merah.

George Clooney, yang ditanyai pembawa acara televis Ryan Seacrest, tentang apakah dia mempunyai kesamaan dengan karakter 'pria kesepian' yang ia perankan di film 'Up in the Air', mengatakan "Saya bukan pria yang kesepian. Saya sedang dikelilingi oleh perempuan-perempuan luar biasa dalan balutan gaun-gaun panjang." (reuters/liberty jemadu)

Sumber: http://www.antaranews.com

Ada 200 Motif Batik di Jabar

Bogor - Ketua Yayasan Batik Jawa Barat, Sendy Ramania Dede Yusuf mengatakan, Jawa Barat memiliki 200 motif batik yang model dan coraknya sesuai dengan masing-masing kabupaten.

Sendy mengatakan, 200 motif berasal dari kabupaten-kabupaten yang ada di Jawa Barat itu telah dimuat dalam buku saku dan buku tersebut telah dipasarkan sebagai panduan dan ilmu pengetahuan untuk masyarakat yang ingin mengenal batik dari Jawa barat.

"Sudah ada 200 motif dari Jawa Barat yang sudah kita bukukan dibuat dalam bentuk buku saku sebagai panduan kepada pengrajin,: katanya kepada ANTARA News, di sela-sela kunjungannya di Gedung Balai Kota Bogor, Senin.

Sebenarnya, jumlah motif di Jawa Barat bisa lebih dari 200, namun yang baru didata dan dikumpulkan oleh Yayasan Batik Jawa Barat hingga dibuat buku saku.

"Rencananya Desember kita akan me-launching 250 motif baru yang akan dibuat lagi buku sakunya," kata Sendy.

Sendy mengatakan, daerah Cirebon memiliki corak batik yang paling banyak, yakni sebanyak 200 motif batik yang menambah jumlah motif batik di Jawa Barat.

Menurut Sendy, motif batik di Jawa Barat memiliki keunikan dan corak tersendiri, seperti di Bogor terdapat motif "hujan gerimis" dan "kujang kijang" menunjukkan ciri khas Bogor sebagai kota hujan.(KR-LR/J006)

Sumber: http://www.antaranews.com

Ah, Ternyata Ricky Martin Homo Juga

Los Angeles — Gosip yang beredar bertahun-tahun terkait status gay yang disandang penyanyi Ricky Martin akhirnya terjawab sudah. Kepada publik, ia mengutarakan apa yang menjadi rahasia hidupnya selama ini.

"Aku beruntung sebagai seorang pria homoseksual. Aku merasa diberkati menjadi siapa aku sekarang ini," katanya dalam situs resmi miliknya.

Sebelumnya, pelantun "Livin 'La Vida Loca" itu sempat menampik gosip itu hampir satu dekade lalu. "Aku seorang pria modern, menjalani kehidupan yang utuh, tidak merasakan hambatan dalam diriku sendiri. Jika aku gay, kenapa tidak mengakuinya? Aku seorang pria normal. Aku mencintai wanita dan seks. Aku asli keturunan Puerto Rico dan aku tidak pernah tertarik berhubungan seks dengan laki-laki."

Sekian tahun kemudian, kabar bahwa dia seorang gay kian kencang ketika pada 2008 Martin mengadopsi bayi laki-laki kembar, Matteo dan Valentino. Dan, sekarang, kabar itu akhirnya dibenarkan Martin. Kapada para penggemarnya, ia mengaku tertarik kepada pria.

"Beberapa bulan yang lalu aku memutuskan untuk menulis memoar, sebuah proyek yang aku tahu akan membawaku lebih dekat ke titik balik yang menakjubkan dalam hidupku. Dari saat aku menulis kalimat pertama, aku yakin buku adalah alat yang akan membantuku membebaskan diri dari hal-hal yang membawa dalam diri aku untuk waktu yang lama. Hal-hal yang terlalu berat bagi aku untuk tetap disimpan. Menulis cerita hidupku ini, aku sangat dekat dengan kebenaran. Dan, ini adalah sesuatu yang pantas dirayakan."

"Hari ini aku bertanggung jawab penuh atas keputusan dan tindakanku. Tahun-tahun dalam keheningan dan refleksi membuat aku lebih kuat dan mengingatkan aku bahwa penerimaan harus datang dari dalam dan bahwa kebenaran semacam ini memberikan kekuatan untuk menaklukkan emosi aku," tulis Martin.

"Apa yang akan terjadi mulai sekarang? Itu tidak penting. Aku hanya bisa fokus pada apa yang terjadi padaku saat ini. Kata 'kebahagiaan' mengambil makna baru bagi aku untuk hari ini. Setelah proses yang sangat intens."

Martin mengutarakan, apa yang dia tulis adalah sesuatu yang keluar dari hatinya. "Setiap kata yang aku tulis dalam surat ini lahir dari cinta, penerimaan, tanpa paksaan, dan sepenuh hati. Tulisan ini adalah ungkapan batin aku dan bagian utama dari evolusi diri aku. Aku bangga mengatakan bahwa aku seorang laki-laki homoseksual yang beruntung. Aku sangat diberkati untuk menjadi siapa aku sekarang ini."

Sumber: http://entertainment.kompas.com
-

Arsip Blog

Recent Posts