Pemkab Deli Serdang Gelar Pertunjukan Seni Tradisional

Medan, Sumut - Tim dari Hamparan Perak Pukau pengunjung dalam menunjukkan kesenian Melayunya dalam Acara Festival Seni Tradisional Tingkat Kabupaten Deli Serdang di Deli Mas Plaza Lubuk Pakam.

Mereka yang terdiri dari belasan orang ini membawakan lagu lagu melayu dengan alat musik seperti Biola, rebana sampai dengan gendang. Selain itu, mereka juga menampilkan teater dan juga pantun yang disambut dengan gelak tawa.

Tak hanya diikuti kalangan dewasa, pertunjukan itu juga melibatkan peserta Muda mudi. Heni, pengunjung yang datang sangat senang melihat acara yang digelar Pemkab Deli Serdang.

Menurutnya pertunjukan seperti ini sangat jarang dilakukan. "Di sini kita bisa lihat semua kebudayaan, mulai dari Jawa, Batak sampai dengan Melayu, saya menunggu penampilan adat Batak," ujar Heni.

Pergelaran Kesenian Nias di TMII

Jakarta - Dalam rangka memperkenalkan seni budaya dan potensi pariwisata Kepulauan Nias, Pemerintah Kabupaten Nias akan menggelar malam kesenian budaya Nias pada Sabtu, 22 Oktober 2011, pukul 18.30 WIB, di Anjungan Provinsi Sumatera Utara Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Pergelaran seni budaya Nias ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi Kepulauan Nias, seperti seni budaya dan potensi pariwisata. Dengan demikian, diharapkan dapat menarik minat investor dan mengundang wisatawan untuk datang di Nias,” kata Baziduhu Zebua, Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nias, dalam sebuah wawancara melalui telepon seluler, Senin (17/10/2011).

Baziduhu menuturkan, dalam pergelaran nanti, akan ditampilkan beberapa kesenian khas Nias, seperti tari penyambutan tamu kreasi baru, tari folaya fame’e afo, tari folaya famad?g? omo, tari moyo (elang), musik tradisional Nias, dan lagu-lagu Nias populer.

Selain pergelaran seni, dalam acara yang didukung oleh 7 etnis di Sumatera Utara itu, Pemerintah Kabupaten Nias juga akan memaparkan kondisi terkini Kabupaten Nias pasca-pemekaran melalui layar presentasi. “Supaya masyarakat Nias, khususnya di Jakarta, mengetahui kondisi terakhir Kabupaten Nias dan melihat pembangunan yang sedang berlangsung,” ujar Baziduhu.

Pergelaran tersebut akan dihadiri Gubernur Sumatera Utara, duta besar, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, pengusaha, dan tokoh masyarakat Sumatera Utara serta sekitar 1.000 warga Nias se-Jabodetabek.

Hanya 1 Rupiah untuk Vote Komodo

Jakarta - Panitia Pemenangan Pulau Komodo kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk mengirimkan short message service (SMS) vote untuk mendukung Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia baru kategori alam.

Menurut Ketua Panitia Emmy Hafild, saat ini para pendukung komodo dapat mengirimkan SMS melalui semua operator layanan selular dengan harga SMS Rp 1.

Pengiriman vote dilakukan dengan menulis kata Komodo dan dikirimkan ke nomor 9818. Mulanya, vote SMS untuk pemenangan komodo adalah Rp 1.000. Namun, setelah diturunkan harganya, menurut Emmy, jumlah pendukung hampir mencapai tiga juta SMS per hari.

"Saya mengajak kita semua untuk terus mendukung Komodo sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia. Saat ini voting SMS terus berjalan dan sejak adanya pengumuman harga SMS dukungan menjadi Rp 1 panitia menerima lonjakan SMS yang sangat tinggi dari 1 juta hingga 3 juta SMS per hari," ujar Emmy dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Senin (17/10/2011).

Menurutnya, akibat jumlah SMS yang melonjak server sempat mengalami kelebihan kapasitas. Namun, pihak content provider telah berhasil mengatasinya. "Kalau ada pengirim SMS yang tidak menerima ucapan terimakasih atas voting yang dikirimnya tidak perlu takut karena votenya sudah terdaftar. Kecuali kalau mendapat jawaban 'servis tidak tersedia pada saat ini' berarti harus dikirim kembali. Tapi, kami sudah menyelesaikan problemnya. Silakan terus mengirimkan votenya," jelas Emmy.

Emmy menuturkan, pihak panitia tidak dapat memberitahukan jumlah voting secara detail, karena sesuai dengan peraturan dari pihak Seven Wonders Of The World yang melarang memberitahukan jumlah itu.

"Jumlah voting tidak bisa diumumkan. Prinsip utama votingnya memang begitu, tidak bisa diberitahukan. Tapi sekarang jumlahnya belum sampai 20 juta vote baru mendekati 10 juta," tutup Emmy.

Warga Padati Festival Sunda Kelapa

Jakarta - Ratusan warga dari berbagai kawasan di Jakarta Utara dan sekitarnya memadati Pelabuhan Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara untuk menikmati Festival Sunda Kelapa 2011, Minggu (16/10). Acara yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta ini sudah berlangsung sejak Sabtu (15/9).

Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Sukesti Martono mengatakan, Festival Sunda Kelapa digelar untuk memperingati Hari Pariwisata Dunia yang jatuh setiap tanggal 27 September. "Dipilihnya Pelabuhan Sunda Kelapa karena kawasan ini sudah menjadi ikon kota tua serta untuk menghibur warga. Melalui kegiatan ini, diharapkan Pelabuhan Sunda Kelapa tidak hanya dikenal wisatawan lokal melainkan juga dikenal oleh wisatawan asing," ujar Sukesti, di sela-sela kegiatan Festival Sunda Kelapa, Minggu (16/10).

Ke depan, dikatakan Sukesti, kawasan ini akan dijadikan kawasan budaya yang lestari sehingga kapal-kapal tradisional, khususnya phinisi akan menjadi daya tarik di pelabuhan ini. Festival ini, sambungnya, juga bertujuan mendorong sektor pariwisata dalam membangun sosial ekonomi yang berkelanjutan. Terlebih, Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki nilai sejarah tinggi di mana terdapat cagar budaya yang sangat bersejarah.

Sementara itu, Kepala Disparbud DKI Jakarta, Arie Budhiman menambahkan, kegiatan ini mengambil tema, Tourism Linking Culture (Pariwisata Menghubungkan Budaya). "Tema ini sangat sesuai dengan karakteristik Jakarta yang kaya akan keragaman," kata Arie.

Festival ini menampilkan atraksi seni budaya, festival lenong, pameran, festival kuliner, hingga lomba membuat miniatur phinisi, dan juga sarasehan, yang digelar Sabtu (15/10) dengan menyelenggarakan diskusi bertema, Pelabuhan Sunda Kelapa: Dulu, Kini dan Nanti yang menampilkan tiga narasumber yakni, Selamet Nurdin (Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta), Richard Boost (Dirut PT Pelindo II) dan Herna P Danuningrat (Ketua ASITA). "Semoga masyarakat bisa menikmati festival ini," tandasnya.

Sumbar Akan Adakan Festival Rendang

Bukittinggi, Sumbar - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar festival rendang sebagai upaya untuk lebih memperkenalkan makanan khas Ranah Minang tersebut kepada masyarakat.

Hal ini dalam rangka menindaklanjuti ditetapkannya rendang Padang sebagai makanan terlezat di dunia oleh CNN dan agar keberadaannya lebih dikenal luas.

"Pemprov Sumbar akan menggelar festival rendang pada akhir 2011", kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Bukittinggi, Sabtu (15/10/2011).

Ia mengatakan festival tersebut diadakan agar masyarakat Sumbar yang selama ini sudah terbiasa dengan makanan tersebut dapat menyadari bahwa kuliner khas Minangkabau itu mendapat tempat di hati masyarakat dunia.

Menurutnya, nanti akan ada perlombaan bagaimana memasak rendang yang lezat. Selain itu, tambahnya, akan dinilai pula bagaimana cara mengemasnya agar layak untuk diekspor.

Ia menuturkan bagi warga Sumbar, rendang merupakan makanan yang sudah biasa dikonsumsi. Padahal ternyata di luar negeri makanan dari daging sapi yang dimasak dengan santan itu sangat digandrungi.

Irwan juga menambahkan bahwa penetapan rendang sebagai makanan terlezat di dunia oleh CNN merupakan anugerah bagi Sumbar. Dengan demikian, lanjutnya, hal itu merupakan promosi gratis Ranah Minang kepada masyarakat di seluruh dunia.

Ia menceritakan, Malaysia untuk memperkenalkan pariwisata mereka kepada dunia menghabiskan biaya hingga Rp 500 miliar dengan memasang promosi di stasiun televisi CNN. Sementara itu, tutur Irwan, Indonesia menghabiskan dana sekitar Rp120 miliar untuk mempromosikan wisata di Tanah Air melalui saluran televisi yang sama.

Namun di luar dugaan, tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun CNN berdasarkan surveinya mengumumkan rendang Padang sebagai makanan terlezat di dunia. Oleh karena itu, Irwan mengatakan hal ini merupakan promosi gratis dan semua komponen masyarakat Sumbar dan jangan menyia-nyiakan.

Seni Kontemporer Indonesia Dipamerkan di Inggris

London, Inggris - Sebanyak 12 karya seni kontemporer Indonesia yang merupakan karya lukis Heri Dono digelar dalam pameran bertajuk "Madman Butterfly" di Rossi & Rossi Gallery, 16 Clifford Street, London, Inggris.

"Apresiasi terhadap karya seni kontemporer Indonesia saat ini semakin meningkat, khususnya di Inggris, termasuk karya Heri Dono yang terinspirasi berbagai figur mitologi dan seni Indonesia seperti wayang dan kereta kencana yang dilukis menyerupai karakter kartun modern," ujar Kepala Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI London, Herry Sudradjat, Minggu.

Karya seni kontemporer Indonesia karya seniman Heri Dono yang menarik perhatian masyarakat Inggris dipamerkan selama sebulan mulai tanggal 14 Oktober hingga 24 November mendatang.

Menurut Herry Sudradjat, sebelumnya juga digelar pameran seni kontemporer Indonesian bertajuk "Eye: Fantasies and Realities" yang digelar di Saatchi Gallery London (1 September-9 Oktober 2011), lalu pameran tunggal karya lukis Heri Dono, seniman kontemporer Indonesia di salah satu galeri terkenal di London.

Pembukaan pameran lukisan dengan "private view" yang baru saja digelar itu dihadiri pejabat KBRI London serta berbagai kalangan pecinta seni di Inggris.

Heri Dono direncanakan akan memberikan seminar dan workshop pada awal November 2011.

Kebanyakan karya lukis yang ditampilkan Heri Dono merefleksikan pemikiran dan pandangan pelukis atas dinamika sosial dan politik di Indonesia selama beberapa periode terakhir.

Heri Dono, salah satu seniman kontemporer terkemuka Indonesia yang karya seninya tidak hanya mencakup seni lukis, serta seni patung, karya instalasi dan teater sering ditampilkan dalam berbagai pameran kelompok maupun tunggal di seluruh penjuru Indonesia.

Pameran "Madman Butterfly" merupakan pameran pertama Dono di Inggris sejak karya seninya ditampilkan di dalam Pameran Blooming in Arms di Museum of Modern Art, Oxford pada tahun 1996.

Pameran kali ini akan berlangsung mulai dari tanggal 14 Oktober hingga 24 November mendatang.

-

Arsip Blog

Recent Posts