Tampilkan postingan dengan label Monumen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Monumen. Tampilkan semua postingan

Monumen Mac Arthur

Monumen Mac Arthur terdapat di sebuah bukit di mana pasukan sekutu di bawah komando Jenderal Mac Arthur, mendirikan markas ketika perang dunia kedua. Untuk memperingati peristiwa setengah abad yang lalu, kemudian dibangunlah sebuah taman kecil dengan sebuah monumen di tengahnya. Situs ini terdapat di gunung Ifar, terletak di komplek RINDAM (Resimen Induk Daerah Militer / orangtua resimen daerah militer) XVII Cendrawasih.

Monumen ini terletak di sebuah taman terbuat dari semen dan cat berbentuk pentagon kuning dan hitam. Di tengah-tengah monumen ini ada semacam prasasti yang berisi informasi tentang sejarah lokasi markas pasukan sekutu pada musim panas 1944. Di lokasi ini juga terdapat foto-foto museum sejarah pendaratan tentara Mac Arthur di Jayapura. Menurut penjaga museum, foto-foto itu dikirim secara khusus oleh pemerintah AS untuk museum ini.

Museum ini juga menampilkan lambang logam berbentuk elang yang pernah menghiasi topi sang jenderal. Lambang ini ditemukan tidak sengaja di tengah-tengah hutan gunung Ifar. Selain wisata sejarah, monumen Mac Arthur juga menjadi Bukit tempat pengamatan Danau Sentani. Karena tingginya bukit ini, pengunjung dapat menikmati panorama yang indah dari Danau Sentani yang terlihat biru dengan pulau-pulau di tengah.

Bandara Sentani terletak di sisi barat danau ini juga terlihat jelas, lengkap dengan “show” pesawat yang terbang dan pergi, “take off” dan “mendarat”. Pemandangan dan aktivitas kota Sentani juga dapat diamati di tempat ini.

***

Sumber: http://merantaw.blogspot.com/2012/02/monumen-mac-arthur.html

Monumen Seroja

Didasari akan rasa hormat yang tulus, akan jasa para pejuang ‘SEROJA’ yang gugur di Timor Timur, monumen ini direncanakan pada tahun 2001. Konsep Perencanaan Monumen Seroja merupakan monumen penghormatan yang artinya monumen ini adalah perwujudan nyata dari rasa hormat anak bangsa pada para pejuang Seroja yang gugur di Timor Timur. Merupakan suatu realita sejarah yang harus diterima, bahwa Timor Timur sebagai propinsi ke-27 Republik Indonesia, kini telah menjadi sebuah negara merdeka, terpisah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proses perjuangan integrasi Timor Timur ke dalam wilayah NKRI sejak tahun 1976 sampai dengan tahun 1999 merupakan perjuangan yang menggambarkan suatu pengabdian dan pengorbanan segenap bangsa Indonesia yang tidak ternilai, terutama bagi para pejuang Timor Timur.

Sebagai wujud penghormatan atas jasa para pejuang tersebut, Pemerintah RI membangun Monumen Seroja. Pembangunan Monumen Seroja merupakan simbol penghormatan dan penghargaan serta fakta sejarah tentang arti pengorbanan para pejuang RI di Timor Timur. Penetapan lokasi monumen di Jakarta dimaksudkan untuk mempermudah sanak dan keluarganya serta masyarakat Indonesia dalam mengenang jasa-jasa mereka yang telah gugur dalam melaksanakan tugas Operasi Seroja di Timor Timur. Monumen Seroja dibangun di atas areal tanah seluas 126 x 92,5 m2 yang berlokasi di komplek Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur. Bangunan fisik terdiri dari dua buah Bangunan Perenungan, yakni Perenungan Awal dan Perenungan Akhir, masing-masing berukuran 6 x 6 m2. Panel berbentuk bendera sejumlah 23 buah, yang dibagian atas terdapat relief perjuangan Timor Timur, sedangkan bagian bawah tertulis nama para pejuang seroja yang gugur di Timor Timur. Kolam Seroja berupa sebuah kolam air mancur yang berbentuk kelopak bunga seroja yang ditengah-tengahnya terdapat tugu.

Monumen Seroja dilengkapi dengan selasar dalam dan selasar luar serta prasarana yang terdiri dari bangunan peneduh, ruangan informasi, dan toilet seluas 93 m2 serta areal parkir seluas 390 m2. Monumen Seroja adalah monumen penghormatan dan monumen sejarah perjuangan serta pembangunan di Propinsi Timor Timur yang selama 23 tahun menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak tahun 1976 sampai dengan tahun 1999. Sebagai Monumen Penghormatan, mengandung arti bahwa Monumen Seroja merupakan perwujudan nyata rasa hormat anak bangsa untuk mengenang para pejuang Seroja yang gugur di Timor Timur. Sebagai Monumen Sejarah, Monumen Seroja menjadi monumen peringatan peristiwa sejarah dari semenjak awal Timor Timur berintegrasi dengan NKRI hingga menjadi sebuah negara merdeka.

Lokasi : Kompleks Markas Besar ABRI – Cilangkap

Pemilik/Pengelola : Mabes ABRI

Perancang/Arsitek : Studio 83

Fungsi Bangunan : Monumen untuk mengenang jasa pejuang Seroja Pelaksana Pekerjaan : PT. Panaco, PT. Dwipa

Luas Bangunan : 5000 m2 Luas Tanah/Lahan : 10000 m2

***

Sumber: http://wisatasejarah.wordpress.com/2009/03/24/monumen-seroja/
-

Arsip Blog

Recent Posts