Kepergok Selingkuh, Wanita Ini Dipaksa Mesum di Depan Umum

Ada yang bilang kalau perselingkuhan itu tak pernah mendatangkan kebahagiaan. Seseorang yang berselingkuh sudah pasti melukai hati pasangannya. Kendati dirinya bahagia, suatu saat nanti karma akan datang dan membuat pasangan selingkuh mendapatkan duka setimpal.
Hal itu sepertinya tengah dialami oleh wanita India berusia 24 tahun ini. Ibu dua anak asal sebuah desa terpencil Wardha di provinsi Mudhya Pradesh ini bahkan harus rela jadi bulan-bulanan warga setempat.

Wanita tersebut ketahuan berselingkuh dengan pria berusia 20 tahunan bernama Kamlesh. Bahkan aksi mereka yang hendak kabur ke provinsi Gujarat terpaksa batal karena diserang warga.

Pada malam Tahun Baru, sang suami yang sudah kesal karena istrinya ketahuan selingkuh langsung membawanya ke sesepuh desa untuk menerima hukuman. Apa yang dialami wanita ini sungguhlah menyedihkan karena dia dipukuli oleh warga dan dicukur rambut ubun-ubunnya, seperti dilansir Daily Mail.

Usai menjalani hukuman yang sudah diminta keringanan oleh suaminya, wanita itu tak terima dan malah melapor ke kepolisian Alirajpur. Dalam laporannya, si wanita mengaku kalau dia dan Kamlesh si selingkuhan dipaksa menggunduli rambut, dipukul dan berbuat mesum yakni menyusui pria selingkuhannya di depan umum!

Karena menilai apa yang dialami wanita tersebut di luar batas normal, kepolisian langsung menangkap beberapa warga desa Wardha. Menurut kepolisian, mereka memang membenarkan jika si wanita mengaku dipaksa menyusui pria selingkuhannya di depan umum. Sungguh terlalu! (Arai Amelya)

Sumber: https://plus.kapanlagi.com

Asik “Mesum”, Pasangan Selingkuh Babak Belur Dihakimi Warga

Cilegon - RI (22) wanita bersuami dan EJ (32) seorang duda, diamuk warga setelah keduanya diduga kuat sedang asik berbuat mesum atau berbuat tidak senonoh di kediaman RI yang berada di Lingkungan Cigading, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten Jumat (15/9/2017) malam lalu.

Saat ini kedua pasangan tersebut telah diamankan petugas di Polsek Ciwandan.

Perbuatan pasangan mesum ini berhasil diketahui warga, saat sejumlah warga memantau gerak-gerik keduanya.

Berdasarkan dari informasi yang berhasil didapat, perbuatan bejat RI ini sudah dilakukannya sejak dahulu, RI melakukan perbuatannya itu, ketika sang suami sedang mencari nafkah. Sedangkan EJ yang diketahui seorang duda tersebut pun langsung mendatangi kediaman RI. Pasangan mesum itu pun tidak sadar ketika warga memantau mereka.

Ketika keduanya sedang berada di dalam rumah, warga sekitar pun langsung melakukan pengerebekan dan EJ pun babak belur akibat di amuk massa.

Dari keterangan yang diberikan oleh Panit 1 Reskrim Polsek Ciwandan, Iptu Sudibyo membenarkan adanya aksi amuk warga yang menyebabkan EJ seorang duda babak belur. Babak belurnya EJ karena dirinya memang melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap RI, wanita yang berstatus masih istri orang tersebut.

“Ya benar, kemarin malam (15/9) telah terjadi amuk massa yang mengakibatkan seorang pria berinisial EJ babak belur,” ujar Sudibyo saat dihubungi melalui sambungan via telepon selularnya, Sabtu (16/9/2017).

Lebih lanjut dikatakannya, dari keterangan EJ bahwa dirinya mengaku seorang duda, sedangkan RI sudah mempunyai anak yang berumur 5 tahun.

Dijelaskan Sudibyo, suami dari RI sendiri telah dipanggil oleh pihak kepolisian. Ia pun mengaku akan menceraikan istrinya (RI) karena sudah buat malu keluarga besarnya dan juga telah tertangkap basah sedang berbuat mesum. Persoalan ini pun sepenuhnya telah diserahkan ke ranah hukum.

“Mereka berdua terancam terjerat pasal tentang perzinahan, dengan ancaman kurungan penjara 9 bulan. Karena pelaku sudah dihakimi massa dan demi keamanan, mereka langsung kita serahkan ke Polres Cilegon,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciwandan, Kompol Didid Imawan mengatakan, kasus perzinahan tersebut telah membuat warga Cigading naik pitam sehingga tidak dapat lagi untuk bisa mengontrol emosinya.

Sang pria sendiri yang telah menjadi bulan-bulanan warga, saat diamankan hanya mengenakan celana dalam saja.

“Untuk yang wanita kita langsung serahkan ke unit PPA Polres. Mereka sudah mengakui kesalahannya, tapi tetap akan kita proses karena warga Cigading sudah pada gerah dengan perbuatan keduanya. Ini kan tertangkap basah yang cowok lagi cuma pakai cawet,” tuturnya. (Dedi/Red).

Sumber: http://klikbanten.co.id

Wow.. Polisi Gerebek Pasangan Selingkuh Mesum di Kamar

Denpasar. Kedapatan selingkuh, Erik Yuan Fafa (26) dan pasangan selingkuhannya Risnia Dewi Susanti (22) diamankan polisi saat tengah asyik di dalam kamar di sebuah kosan di Jalan Pulau Salawati I X, Denpasar Kamis (18/1) dinihari tadi.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aan Saputra R.A mengatakan, pihaknya menerima laporan dari istri terlapor Indah Lutfiah (25) yang beralamat di Jalan Dewata Indah Gang Pemanahan Dewata No. 8X Sidakarya.

Lanjut pihaknya menelusuri laporan korban dan mengikuti petunjuk istri pelaku bahwa suaminya kerap berkunjung ke sebuah kosan di Jalan Pulau Salawati.

"Ternyata si cewek selingkuhannya ini sudah dua bulan hamil dan pelaku merupakan karyawan di sebuah counter Hp di Jalan Gunung Agung," terang Aan Saputra Kamis (18/1) siang.

Saat digerebek, keduanya tengah di dalam kamar sedang tidur. "Kita amankan barang bukti satu lembar seprai, satu lembar handuk mandi dan dua lembar kain sarung," ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini.

Aksi perselingkuhan tersebut dilakukan keduanya selama tiga bulan. Istri pelaku merasa curiga dengan gerak gerik suaminya yang jarang pulang.

"Sepertinya istri terlapor ini ngikutin suaminya, korban curiga dengan gelagat suaminya yang aneh dan jarang pulang," imbuhnya. (BB).

Sumber: https://baliberkarya.com

Suami Selingkuh dengan Siswi SMA. Wanita Ini Sebar Foto Mesum Suaminya

Seorang wanita mengungkap perselingkuhan suaminya daengan seorang siswi SMA.

Wanita tersebut mengunggah foto syur seorang pria yang diakui sebagai suaminya dengan seorang siswi SMA di lama Facebook pribadinya.

Wanita di balik akun Facebook Marry Widdi mengunggah foto tersebut pada Sabtu (9/12/2017).

Ia mengungkapkan alasan, kenapa ia harus mengunggah foto syur tersebut.

Pemilik akun Marry Widdi merasa dirinya sudah sabar dengan apa yang dilakukan oleh sang suami.

Ia mengaku sudah mengetahui, jika suaminya berselingkuh dengan seorang siswi SMA.

Namun, ia merasa jika siswi SMA tersebut ngelunjak dengan mengunggah foto syurnya dengan suami Marry Widdi di Instagram.

Marry Widdi merasa jika hal tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang siswi SMA.

Ia terpaksa sabar karena, ia tahu jika surga di bawah telapak kaki suami.

Karena kakaknya juga, ia mau mempertahankan hubungan ini.

Namun, ia sudah tidak nyaman dengan apa yang dilakuakan oleh siswi SMA tersebut.

Sumber: http://batam.tribunnews.com

Mesum di Rumah, Kakek dan Nenek Bisu Digerebek Warga

KOTAWARINGIN BARAT - Diduga berbuat mesum, seorang kakek 70 tahun bernama Joni digerebek warga, Senin (12/2/2018) siang. Penggerebekan itu dilakukan di rumah pelaku di RT 8, GM Arsyad, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Joni digerebek saat berbuat mesuk bersama seorang nenek, AN (50) yang juga penjual kerajinan bakul.

Perilaku Kakek Joni sering membuat resah warga lantaran suka memasukkan perempuan di dalam rumahnya yang bukan muhrim. Kakek Joni merupakan duda yang tinggal sendiri di rumahnya.

"Kita sudah resah dengan kelakukannya. Hampir tiap hari pagi siang malam bawa perempuan itu, pejual bakul keliling yang bisu. Karena kami sudah resah, tadi waktu si wanita masuk rumah pak Joni sekitar pukul 10.00 WIB kita biarkan saja. Pintu langsung ditutup," ujar Ari (55) warga setempat yang ikut serta menggerbek rumah Joni.

Pertama kali, warga bernama Ukar mengetuk rumah kakek Joni. Pintu lama sekali dibuka. "Setelah dibuka keduanya ada di dalam, yang bibi bisu sedang membersihkan bagian bawah (alat kelamin). Setelah itu kita langsung melapor ke Babinsa TNI dan Bhabinkamtibmas Polisi," sebutnya.

Ia melanjutkan, belum sempat dibawa ke rumah ketua RT 8, sang bibi terlanjur kabur duluan tanpa diketahui warga. "Ya tadi kita kecolongan, wanita yang bisu itu kabur. Bakul jualannya tertinggal di dalam rumah Joni dan langsung kita amankan," sebutnya.

Sementara itu, Babinsa Koramil Arsel, Sertu Eko Pujo yang tiba di lokasi akan memberikan pengarahan kepada kakek Joni, supaya tidak mengulangi lagi perbuatannya. "Ya nanti kita temui Pak Joni dan berikan pengarahan. Takutnya ke depan kalau mengulangi lagi, warga marah dan bisa main hakim sendiri," pungkasnya.

Sumber: https://daerah.sindonews.com

Setelah Lebaran Akan Menikah, Dokter Gigi Cantik Mesum dengan Selingkuhan di Mobil

BUKITTINGGI - Seorang dokter gigi cantik digerebek warga dan petugas Satpol PP saat berbuat mesum di dalam mobil miliknya dengan seorang pria di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (20/2/2018) sekitar pukul 21.30 WIB. Padahal sang dokter gigi cantik berinisial MR (26) ini tak lama lagi akan menikah dengan calon resminya.

MR warga Guguk Randah, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam ini digerebek ketika berada dalam mobil Toyota Rush bernopol BA 1999 RV yang parkir di depan sekolah dasar Jalan Batang Masang, Kelurahan Belakang Balok, Kota Bukittinggi.

Saat digerebek diketahui MR yang berprofesi sebagai dokter gigi pegawai honor di sebuah puskesmas Maninjau, Kabupaten Agam, tengah berbuat mesum di bangku depan mobilnya dengan Hendra Yanto (26) warga Jalan Adinegoro, Kelurahan Aur Kuning, yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi angkutan travel.

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Bukittinggi Dodi Andresia menyebutkan, penggerebekan ini berawal dari laporan warga di sekitar lokasi praktek sang dokter. Warga curiga dalam tiga hari belakangan pasangan ini terlihat kerap memarkirkan kendaraan di tempat gelap dan dalam keadaan mobil yang bergoyang-goyang.

“Selama 3 hari sudah diintai oleh masyarakat ada pasangan bukan muhrim dalam mobil yang berbuat asusila serta melanggar norma adat dan agama. Menurut pengakuan sang dokter, dia akan menikah tapi ketika ditangkap bukan dengan tunangannya,” kata Dodi, Rabu (21/2/2018).

Setelah tertangkap basah, pasangan mesum ini langsung dibawa ke kantor Satpol PP. Saat diperiksa sang dokter gigi merayu petugas agar tidak memprosesnya dan mengaku setelah lebaran tahun ini akan segera menikah.

Namun, petugas Satpol PP tetap memproses kedua pasangan mesum ini untuk penegakkan peraturan daerah. Sesuai Perda No 3/2015 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) kedua pelaku dikenai sanksi membayar biaya penegakkan perda sebesar masing-masing Rp1 juta.

Sumber: https://daerah.sindonews.com
-

Arsip Blog

Recent Posts