Rencana Bangun Rumah Adat Rumpun Melayu di Lingga Terhambat Lahan

Lingga - Pembangunan rumah adat rumpun Melayu di Kompleks Istana Damnah, Daik Lingga, Kepulauan Riau, yang diwacanakan dibangun sejak beberapa tahun belakangan, sepertinya belum bisa terealisasi.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Lingga, Muhammad Ishak mengatakan, penyebab utama dari belum terealisasinya hal itu karena lahan yang ada masih belum dilakukan pembebasan.
"Kami ingin jadikan kompleks ini sebagai pusat rumah rumpun Melayu, makanya kemarin kami siapkan lahan, untuk bangunan rumah adat Malaka, adat Johor, Bengkalis serta lainnya disini. Tapi lahan yang ada masih lahan warga. Belum dilalukan pembebasan," kata dia kepada Batamnews.co.id, Kamis (16/8/2018).
Ia menjelaskan, belum dilakukannya pembebasan lahan itu karena APBD Lingga masih tergolong kecil. Sehingga, untuk melakukan pembebasan lahan di kompleks tersebut, pihaknya melakukan secara bertahap.
"Sekarang ini, kami baru membebaskan lahan balai adat saja" ucapnya.
Ishak menilai, jika rumah adat rumpun Melayu itu dapat terbangun di Kompleks Istana Damnah, akan menjadi daya tarik tersendiri, terutama dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
"Nah suatu saat kalau mereka dari Johor, Malaka, atau daerah lainnya ada kegiatan di Lingga, mereka bisa nginap di rumah itu, kalau hari lain wisatawan lah yang duduk disitu, baik peneliti atau semacamnya. Respon mereka sebenarnya cukup baik," ujarnya.
Diketahui, Kompleks Istana Damnah atau juga dikenal sebagai perkampungan warisan budaya Melayu Lingga itu juga sudah ditetapkan sebagai Kota Pusaka seluas 56 hektare (ha).

Sumber: https://kumparan.com

Pergoki Istri Ditunggangi Pria Lain, Driver Ojol Ini Tersedu-sedu

Ini kisah pilu seorang driver ojek online. Tak seperti biasanya, siang itu dia mendadak ingin pulang ke rumah.

Saat masuk ke rumahnya, suasana sangat lengang. Saat melangkah ke kamar, dia mendengar suara aneh.

Dia buka kamar. "Astagfirullah", dengan mata kepala dia melihat istrinya tengah mesum dengan pria lain.

Setelah memergoki istrinya, driver ojek online itu lalu terduduk menangis di pojokan rumahnya karena syok.

Sementara itu anak-anaknya dititipkan ke tetangga, karena takut melihat ibunya dibawa ke kantor polisi.

Kisah pilu driver ojek online ini menjadi viral, usai diunggah oleh Eris Riswandi diakun FB pribadinya.

“RALAT BERITA INI YAH. Yang versi Babeh Atha di ganti ke versi Mbak Fuji warga sekitar situ.

SAAT SUAMI NARIK, ISTRI IKUTAN NARIK SAMA COWOK LAIN.

Kronologis: Kasihan bapak GRAB ini, sudah cari nafkah siang malam panas panasan eh istrinya malah kuda-kudaan sama cowok lain. Malah kepergok mesum di rumahnya sendiri siang bolong.

Suami nya adalah driver GRAB. Memang biasanya jarang di rumah karena ngojek terus pagi sampai malam.

Entah kenapa siang tadi si suami ngedadak pulang kerumah. Di saat suami masuk ternyata Istrinya lagi ehem ehem sama cowok lain.

Sementara anak anaknya harus di titipkan di tetangga karena ketakutan lihat Ibunya di giring ke Kantor Polisi dan sang Ayah nangis terus karena shock.

Unggahan itu pun kemudian menjadi viral dan menjadi perbincangan hangat warganet.

Wahyu Buyung “Edaannn tuh istri, udah mati2an suami cari duit”.

Desi Oktavia “Istri gobl*g t*lol itu mah, ahli neraka, suami cape2 nyari nafkah malah enak2kqn mesum”.

Abief Syahteza “Kasian. Semoga bang ojol dapat istri yg baru dari yg komen komen ini”.

Dewilestari “Istri g tau diri mw enak,a aj g tau apa suami cari uang mati2an buat keluarga dari pagi sampe tengah malam kepanasan/kehujanan dia ikhlas cari uang sampe segitu,a eh Mala istri,a enak2 sma orang lain blm puas ap d tidurin sma suami masih kurang aj”.

Sumber: http://news.rakyatku.com

Bukannya Kerja, Dua PNS Malah Pergi Kuda-kudaan ke Kos

TANJUNG SELOR – Bukannya menjalankan tugas saat jam kerja berlangsung. Dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) ini malah pergi kudan-kudaan ke kamar kos.

Pasangan bukan suami istri berinisial HK dan MG ini digrebek Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Bulungan di indekos di Jalan Padaelo, Tanjung Selor, Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 14.00 Wita.

“Ya kami lakukan penggerebekan ada dua PNS (HK dan MG) dalam sebuah kos-kosan,” ungkap Kepala Satpol PP dan PMK Bulungan, Marulie kepada Kaltara Pos, Kamis (2/8).

Diketahui status kepegawaian HK (30) bekerja di salah satu instansi Pemerintah Provinsi (pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dan MG (28) bekerja di salah satu instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan.

Marulie mengatakan, penggerebekan itu bermula, ketika mendapat laporan dari salah seorang keluarga, MG bahwa pasangan kekasih ini sering kali tak masuk kerja alias mangkir dari pekerjaannya.

“Keluarga dari MG curiga, karena MG jarang sekali masuk kerja dan kalau pulang selalu telat,” bebernya.

Kebiasaan yang dilakukan pasangan ini diketahui, saat keluarga MG yang sengaja tak disebutkan identitasnya, melalukan pengintaian. Setelah memastikan, MG selama ini masuk dalam sebuah indekos yang merupakan milik HK.

“Sudah diintai, keluarganya lapor akhirnya kami ke sana untuk menggerebeknya,” jelasnya.

Saat petugas mendatangi indekos tersebut, HK tak langsung membukakan pintu. Sekitar 30 menit menanti pintu kamar dibuka, salah satu dari dua sejoli ini baru membuka pintu kamar.

“Sempat kita tunggu. Saat kita gerebek, HK mengenakan baju dan MG ada di sampingnya menggunakan baju,” tuturnya.

Kepada petugas, MG mengaku, hanya menumpang untuk beristirahat karena masih berada pada jam kerja. Setelah mendengar pengaku itu, petugas Satpol PP langsung membawa kedua PNS tersebut untuk diperiksa.

Pasalnya, kedua oknum PNS tersebut diduga melanggar Peraturan Pemerintah RI Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Jelas dua orang ini menyalahi aturan. Mereka bukan pasangan yang sudah memiliki ikatan keluarga. Maka, dalam waktu dekat ini akan kita lakukan mediasi,” ujar Marulie.

“Jadi kita akan panggil kedua orang tuanya. Kalau nanti dari kedua pihak ada keberatan, maka akan kita serahkan ke BKD seperti apa tindakannnya. Kami serahkan semuanya ke BKD,” sambungnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusaia (BKPSDM) Bulungan, mengaku belum menerima laporan terkait adanya penggerebekan oknum PNS saat jam kerja dalam sebuah kamar indekos.

“Saya belum ada terima laporan dari Pol PP,” ujar Kepala BKPSDM Bulungan Hj Indriyati.

Meski belum ada laporan diterimanya, dia menegaskan, jika ada PNS yang bukan suami istri berada di dalam kamar berduaan tentunya telah melanggar kode etik PNS.

“Bisa saja mendapatkan sanksi berupa penurunan jabatan ataupun pemecatan,” tegasnya.

Hanya saja sebelum diberikan sanksi, pihaknya terlabih dahulu ingin memastikan kejadian tersebut. Jika ditemukan adanya unsur kelalaian dalam bekerja dan mempergunakan waktu kerja untuk hal yang mencoreng nama baik PNS. Maka, dapat diberikan peringatan dan sanksi.

“Kami tunggu dari Pol PP seperti apa kronologisnya, dan surat bukti penangkapannya. Itu sebagai dasar untuk memberikan sanksi,” bebernya.

Indriyati menambahkan, kejadian serupa juga pernah terjadi Tahun 2016 silam. Yakni, didapati adanya PNS yang berduaan dalam kamar saat masih berada dalam jam kerja. “Pernah ada kita pecat karena melakukan tindakan amoral,” tutupnya. (mul/prokal/pojoksatu)

Sumber: http://pojoksatu.id

Lagi Asik Main Kuda-kudaan, Dua Pelajar Ini Diamankan

ML (18) dan MS (16), sepasang kekasih ini tak bisa berkata apa-apa, usai ditangkap anggota Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ketika sedang asyik kuda-kudaan (mesum) di Pangkalan Bun Park, Selasa (11/7).

Usai dilakukan pemeriksaan, keduanya tercatat masih berstatus sebagai pelajar di salah satu sekolah tingkat SMA ternama di Pangkalan Bun. Parahnya, MS tercatat merupakan siswi baru di sekolah tersebut. Saat ditangkap, MS pun masih menggunakan pakaian seragam sekolah pramuka.

“Sekitar pukul 12.30 WIB, saat patroli ada kecurigaan kami terhadap sebuah sepeda motor terparkir di dalam area Pangkalan Bun Park, lantas kami periksa dan alhasil didapatilah sepasang remaja itu,” kata Plt Kasatpol PP Kobar, hermon F Lion, seperti dikutip Kalteng Pos (Jawa Pos Group).

Saat dilakukan penangkapan, MS dalam posisi rebahan berbantalkan kayu dan beralaskan jaket dengan rok terbuka ke atas. sementara ML, celananya dalam kondisi melorot.

“Melihat kondisi itu, tampaknya mereka sudah melakukan perbuatan yang tidak panas,” selidiknya.

Usai dilakukan penangkapan, keduanya pun langsung dibawa dibawa ke Kantor Satpol PP. Karena msih berstatus pelajar saat diamankan, pihak Satpol PP menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada sekolah, terserah mau diapakan. Tugas kami hanya menjaga Kamtibmas dan salah satunya kenakalan remaja ini,” tegasnya. (vin/c2/bud/wnd/jpg)

Sumber: https://www.jawapos.com

Heboh Video ABG Mesum di Motor Dekat Wisma Atlet Kemayoran

Warganet digegerkan dengan beredarnya video dua orang remaja atau anak baru gede sedang berbuat mesum di sebuah lokasi, yang diduga dekat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Video mesum itu disebarkan Riweuh_ID melalui akun Instagramnya. Pada keterangan video, disebutkan perbuatan mesum itu dilakukan di trotoar Danau Sunter, Jakarta Utara pada Sabtu 21 Juli 2018.

Pasangan itu berbuat mesum di atas sepeda motor yang diparkir di tepi jalan. Dalam rekaman video keduanya terlihat cuek saja meski di ruas jalan itu ramai lalu lalang masyarakat.

Dalam video berdurasi 41 detik tersebut, terlihat si wanita sesekali pindah posisi di bawah dengkul si lelaki, tak lama pindah lagi ke atas, lalu bermesraan kembali dengan memeluk dan sesekali terlihat bercumbu.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Kemayoran Komisaris Polisi Saiful Anwar mengaku pihaknya belum mendapatkan laporan dan informasi terkait aksi mesum remaja tanggung itu. Saiful mengklaim bahwa di wilayah hukumnya aman dan terkendali.

"Kalau wilayah Kemayoran tiap malam saya operasi, tapi terimakaaih infonya saya akan lebih intensifkankan lagi oprasi di sekitar Wisma Atlet," kata Saiful.

Untuk diketahui, Wisma Atlet Asian Games merupakan salah satu objek penting dalam perhelatan Asian Games 2018. Para atlet dan ofisial dari berbagai negara Asia dipastikan akan berdatangan ke tempat itu. (ren)

Sumber: https://www.viva.co.id

Sudah Buka Celana, 2 Mahasiswa Makassar Kepergok Goyang di Mobil

GOWA - Sepasang muda-mudi berinisial WH (21) bersama kekasihnya, AS (21) keporgok anggota Satuan Sabhara Polres Gowa diduga melakukan aksi mesum diatas mobil.

Keduanya keporgok di Jalan Tun Abdul Razak, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sabtu (9/6/2018) usai saat tarawih.

Bripka Gaffar Anggota Patmor yang mendapati pasangan tersebut menjelaskan, awalnya ia curiga dengan keberadaan mobil tersebut ditempat yang gelap dan sepi, setelah ia melakukan pemeriksaan ia melihat ia mendapati pasangan tersebut.

"Perempuan itu baru dia kasi naik celananya, saya langsung teriak kalau saya polisi, bahkan saat hendak saya tahan dan periksa, motor saya malah ditabraki," kata Gaffar.

Sementara itu, Aiptu Jamaluddin, Kasubnit Satuan Patmor Sabhara Polres Gowa mengatakan, saat anggota melintas atas nama Gaffar, ia melihat anggota ada mobil yang berhenti ditempat gelap dan mencurigakan.

"Anggota sudah pengamana salat tarawih, setelah mau balik dia temukan mobil yang mencurigakan, ternyata ada orang diatas diduga akan sedang berbuat mesum," ungkap Jamaluddin.

Menurut Jamaluddi, kedua mahasiswa hukum yang mengaku dari salah satu perguruan tinggi swasta itu telah diamankan di Mapolres Gowa untuk dilakukan pembinaan dan dipanggil masing-masing kedua orangtuanya.

"Dua-duanya mahasiswa dari Hukum, kami akan panggil masing-masing keduanya orangtuanya untuk masing-masing dilakukan pembinaan," ujar Jamaluddin.

Sumber: http://news.rakyatku.com
-

Arsip Blog

Recent Posts