Mesum di Area Sakral, Cerita Misteri Sejoli di Candi Cetho Berujung Tragis

Dikenal sebagai tempat yang sakral, ada banyak cerita yang tersimpan di balik Candi Cetho, yang terletak di Jenawi, Karanganyar, Jawa Tengah. Salah satu yang masih diingat masyarakat hingga sekarang adalah cerita misteri tentang sepasang kekasih yang nekat berbuat mesum hingga berujung tragis.

Dalam unggahannya di Instagram, Minggu (11/10/2020), pengelola akun @misterisolo menceritakan, ada sejoli yang nekat melepaskan hasrat seksual di area candi.

Meski begitu, keduanya berhasil pulang dengan selamat setelahnya.

Namun cerita tak berakhir di sini. Setibanya di rumah masing-masing, mereka mengalami kejadian yang mengerikan.

"Meskipun bisa pulang dengan selamat namun kedua sejoli itu mengalami hal yang mengerikan ketika berada sampai dirumah. Si laki-laki tiba-tiba pingsan dalam waktu yang sangat lama sedangkan si perempuan meronta seperti orang kesurupan," terang pengelola akun Instagram @misterisolo, seperti dikutip dari SoloPos.com -- jaringan Suara.com.

Karena tidak bisa diselesaikan secara medis, akhirnya pihak keluarga memanggil paranormal untuk mengetahui penyebab sepasang kekasih ini kesurupan dan pingsan.

Berdasarkan cerita misteri unggahan @misterisolo tadi, para paranormal menyarankan mereka untuk kembali ke Candi Cetho dan meminta maaf.

Pihak lelaki pun mau, tapi berbeda dengan pihak perempuan, dia enggan kembali ke Candi Cetho karena menganggapnya takhayul belaka.

"Namun hanya keluarga dari si lelaki yang bersedia untuk kembali ke candi ini untuk minta maaf sedangkan keluarga sang perempuan tidak ingin kembali. Beberapa saksi mengatakan alasan ketidakinginan keluarga sang perempuan untuk kembali ke candi Cetho dalam beberapa versi," ungkap @misterisolo.

"Ada yang mengatakan tentang ketidakpercayaan keluarga menganggap tahayul, prinsip keluarga yang sangat agamis, sampai rasa malu terhadap apa yang dilakukan oleh sang anak di kala itu," tambahnya.

Cerita misteri pasangan kekasih yang mesum di Candi Cetho ini pun berakhir miris, khususnya bagi pihak perempuan.

Si perempuan akhirnya meninggal dunia setelah mengalami hal-hal yang mengerikan.

Sementara itu, si lelaki berhasil sembuh dan menjalani kehidupan normal kembali di Jawa Timur.

Candi Cetho diketahui merupakan pintu masuk untuk para pendaki yang ingin menuju puncak Gunung Lawu. Banyak yang menyebut rute ini sarat akan hal mistis karena kesakralannya.

Tak heran, tersebar banyak cerita misteri yang dialami pendaki maupun wisatawan Candi Cetho. Sejoli mesum tadi adalah salah satunya.

Sumber: https://jogja.suara.com/read/2020/10/23/093907/mesum-di-area-sakral-cerita-misteri-sejoli-di-candi-cetho-berujung-tragis?page=all

Pasangan Mesum Diamankan di Ruko Mardigas, Polisi Bawa Bukti Ratusan Kondom

Polisi berhasil membongkar praktik prostitusi online di kawasan Citra Raya. Dua pasangan mesum bersama ratusan kondom diamankan petugas kepolisian. Kasus prostitusi yang berlokasi di Ruko Mardigras Blok KC 1 No. 7, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang ini berhasil dibongkar polisi pada Selasa (13/10/2020) lalu. Bermula saat polisi yang curiga dengan gerak-gerik dua orang laki-laki saat masuk ke dalam ruko yang kerap dijadikan tempat pijat untuk menghindari pemeriksaan petugas. Dugaan polisi tak meleset, saat diperiksa, dua pria tersebut kedapatan sedang asik berbuat mesum dengan perempuan dalam kondisi tanpa busana. “Betul, kami mengamankan dua pasangan di dalam ruko yang sedang berbuat mesum,” kata Kapolsek Panongan AKP Rohmad Supriyanto kepada wartawan, Rabu (13/10/2020). Ia menuturkan, bisnis esek-esek ini dijalankan oleh seorang mucikari berinisial DD melalui aplikasi Mi-Chat. Modusnya, dia memasang foto sejumlah PSK dengan tarif Rp400 ribu untuk setiap pelanggan yang ingin menikmati service esek-esek tersebut. Uang yang diperoleh dari usaha haram tersebut kemudian dibagi dengan HD yang merupakan pemilik Spa sebesar Rp120 ribu dan kepada DD yakni perantara PSK dan pelanggan sebesar Rp30 ribu. “Setelah harga sepakat, pelanggan kemudian datang dan masuk ke ruko spa yang sudah tersedia PSK di dalamnya,” ujar Rohmad, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com) Polisi menetapkan DD dan HD sebagai tersangka dalam kasus ini. Selain itu, polisi juga mengamankan 3 orang PSK dan dua laki-laki hidung belang. Mereka diancam Pasal 296 dan atau Pasal 506 KHUP dengan ancaman hukuman masing-masing 1,4 tahun dan 3 bulan penjara.

Tepergok Mesum, Seorang Wanita Diarak Tanpa Pakai Baju dan Dinikahkan

Seorang wanita yang diduga melakukan mesum diarak warga di Pasaman, Sumatera Barat. Aksi tersebut direkam warga dan kemudian videonya beredar luas di media sosial. Awalnya video itu sempat muncul di YouTube, kemudian menghilang. Namun, video yang berdurasi 30 detik itu sudah menyebar di grup-grup WhatsApp. Dalam video tersebut terlihat seorang wanita yang diarak warga tanpa pakai baju dan hanya menggunakan celana untuk menutupi tubuhnya. Puluhan warga termasuk anak-anak ikut mengarak wanita tersebut yang peristiwanya terjadi pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di Pasaman pada Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. "Peristiwanya di Pasaman pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB. Warga menggerebek pasangan mesum dan kemudian wanitanya diarak di jalan," kata Stefanus yang dihubungi Kompas.com, Jumat (4/9/2020). Stefanus mengatakan, kasus mesum tersebut sudah diselesaikan oleh ninik mamak setempat dengan menikahkan pasangan mesum tersebut. Sebelumnya, menurut Stefanus, warga juga sudah memergoki wanita tersebut berbuat mesum pada Maret 2020. "Dulu pernah dipergoki warga. Sudah dikasih peringatan, tapi kemudian ketahuan lagi sehingga warga mengaraknya di jalan. Tapi, sekarang sudah diselesaikan oleh ninik mamak dan dinikahkan," jelas Stefanus.

Namun, mengenai dugaan ada unsur pidana, menurut Stefanus, polisi sedang melakukan penyelidikan, termasuk kepada warga yang mengarak wanita itu dan menyebarkan videonya. "Sekarang sedang diselidiki polisi. Apa ada unsur pidananya atau tidak, saat ini, untuk laporan polisi dari pihak yang merasa dirugikan belum ada," jelas Stefanus.

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2020/09/04/11482511/tepergok-mesum-seorang-wanita-diarak-tanpa-pakai-baju-dan-dinikahkan.

Sepasang Kekasih Terciduk Mesum di Toilet, Digerebek Warga, si Wanita Kesurupan

Terciduk diduga sedang berbuat mesum bersama seorang pria di toilet, wanita ini langsung kesurupan. Sambil berteriak-teriak memanggil nama Bunda dan Pangeran, wanita ini kesurupan. Alih-alih panik, warga yang menggerebek wanita tersebut saat berbuat mesum justru memarahinya balik.

Penggerebekan dua sejoli mesum di toilet itu tersebar di media sosial.
Dalam video, tampak beberapa warga mengendap-endap menuju bangunan kosong yang tak terawat. Curiga, warga pun langsung mendobrak pintu toilet di bangunan tersebut.

Benar saja, saat didobrak paksa, di toilet tersebut ada pasangan yang sedang berbuat hal mesum.

Dipergoki sedang berbuat mesum, sang wanita langsung buru-buru keluar dari toilet. Langsung jatuh tersungkur, wanita tersebut pun ditenangkan oleh warga. Sementara sang pria habis diomeli warga yang memergokinya.

Sumber: https://video.tempo.co

Ancam Sebar Video Mesum-Perkosa ABG 30 Kali, Pria di Bengkulu Ditangkap

Seorang pria di Bengkulu, RA (20), ditangkap polisi. Dia ditangkap karena diduga memperkosa seorang ABG berusia 16 tahun sebanyak 30 kali.

"Terduga pelaku RA berhasil diamankan tim kepolisian setelah menerima laporan dari keluarga korban yang merupakan seorang pelajar berusia 16 tahun," ujar Kapolres Kepahiang AKBP Suparman lewat keterangan dari Kasat Reskrim Polres Kepahiang AKP Umar Fatah, Kamis (24/9/2020).

Suparman mengatakan RA merupakan seorang petani. Dia ditangkap Unit PPA Sat Reskrim Polres Kepahiang pada Selasa (22/9).

Setelah diperiksa, RA dan korban disebut sudah saling kenal sejak Juli 2020. RA diduga mengajak korban melakukan hubungan intim dan diduga merekam perbuatan mereka.

Setelah itu, RA diduga mengancam korban akan menyebar video mesum mereka jika tidak melayani nafsu bejatnya. RA diduga telah 30 kali memperkosa korban.

"Pelaku juga mengakui sudah 30 kali melakukan aksinya dengan ancaman apabila korban menolak melayani pelaku, maka video asusila yang sebelumnya telah direkam pelaku akan disebar luaskan," ujarnya.

RA juga diduga kerap memeras korban. RA telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 76 D, Pasal 81 ayat 22 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-5186275/ancam-sebar-video-mesum-perkosa-abg-30-kali-pria-di-bengkulu-ditangkap

Update Corona di Indonesia 27 September 2020: Positif 275.213 Orang, 203.014 Sembuh & 10.386 Meninggal

Pemerintah kembali melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air. Tercatat kasus positif virus Corona (Covid-19) hingga 27 September 2020 bertambah 3.874 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 275.213 orang.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 37.272 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Data penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia kini dipublikasikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di https://www.covid19.go.id dan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/.

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.611 orang. Sehingga total sebanyak 203.014 orang sembuh. Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 78 orang. Sehingga meninggal menjadi 10.386 orang. Sementara itu, sebanyak 129.553 orang menjadi suspek Covid-19.

Sebelumnya, kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia per tanggal 26 September 2020 berjumlah 271.339 orang. Untuk kasus yang sembuh sebanyak 199.403 orang, sedangkan jumlah yang meninggal sebanyak 10.308 orang.

Sumber: https://nasional.okezone.com/read/2020/09/27/337/2284527/update-corona-di-indonesia-27-september-2020-positif-275-213-orang-203-014-sembuh-10-386-meninggal

-

Arsip Blog

Recent Posts