Ducati Tertarik Datangkan Crutchlow pada MotoGP 2019

BOLOGNA – Managing Director Ducati, Claudio Domenicali mengaku tertarik kepada pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow. Domenicali menilai, penampilan Crutchlow saat masih membalap bersama Ducati cukup membuatnya terkesan. Rider asal Britania Raya itu diharapkan bisa bergabung kembali bersama Ducati pada MotoGP 2019.

Rencana mendatangkan pembalap lain ke garasi Ducati tidak terlepas dari performa buruk pembalap mereka, Jorge Lorenzo yang dinilai belum juga memperlihatkan perkembangan yang baik. Awalnya, Ducati mendatangkan Lorenzo dengan harapan rider asal Spanyol itu bisa memberikan hasil yang lebih baik ketimbang pembalap sebelumnya, Andrea Iannone.

Akan tetapi, Lorenzo justru menemui kesulitan untuk beradaptasi dengan motor pabrikan Italia tersebut. Jika Skenario tersebut benar, kemungkinan Crutchlow akan diplot untuk menggantikan posisi juara dunia tiga kali kelas MotoGP tersebut.

“Ketika saya menjadi CEO pada 2013, saya sangat ingin dia (Crutchlow) tetap bersama kami di tahun 2014. Dia adalah seorang pembalap yang sangat saya sukai. Saat ini dia masih memiliki kontrak dengan tim lain. Tapi dia adalah bagian dari pengendara yang sangat kami sukai. Kemungkinan kami akan mempertimbangkannya ,” ujar Domenicali seperti dilansir dari Tuttomotoriweb, Selasa (8/5/2018).

“Kami punya banyak pembalap, kami melakukan pekerjaan fantastis dan kami memiliki banyak orang yang telah melakukan balapan yang indah. Andrea Iannone menang pertama pada 2016, sementara Crutchlow meninggalkan kenangan yang baik bagi kami,” lanjutnya.

Crutchlow yang kontraknya bersama Tim LCR Honda akan habis pada akhir musim ini, memang sedang mencari tempat di tim pabrikan. Kepindahan Crutchlow ke Ducati bisa saja terjadi. Pasalnya, rekan satu tim Takaaki Nakagami itu merasa kurang dihargai di timnya yang sekarang. Meski mendapat tawaran perpanjangan kontrak hingga akhir 2019, Crutchlow merasa LCR kurang memberikan dukungan kepada dirinya.

Crutchlow sendiri memulai balapan MotoGP 2018 dengan cukup baik. Meski gagal mencapai garis finis pada dua balapan terakhirnya, Crutchlow tampil apik pada seri perdana di Losail Qatar, dan seri kedua di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Bahkan di Argentina, rider berusia 32 tahun itu berhasil keluar sebagai pemenang.

Sumber: https://sports.okezone.com
-

Arsip Blog

Recent Posts