Tari Saman Hentak Frankfurt Book Fair

Jakarta - Penampilan tari saman menghentak panggung Agora dalam komplek gedung pameran Frankfurt Messe, tempat penyelenggaraan Pameran Buku Frankfurt (Frankfurt Book Fair).

Sebanyak 12 penari menghibur para pengunjung "Frankfurt Book Fair" dimana Indonesia menjadi tamu kehormatan penyelenggaraan pameran buku yang terbesar di dunia.

Selain kelompok Veriety Show yang membawakan tari saman, Indonesia juga mengusung kelompok kesenian Topeng Losari dari Cirebon, grup musik Rafli Kande dari Aceh dan grup Telago Buni dari Sumatera Barat serta kelompok teater opera Gandari.

Kelompok kesenian yang berada dibawah Dirjen Kebudayaan mengisi acara dengan menampilkan tari-tarian dan musik disela-sela diskusi yang digelar di Paviliun Indonesia serta di panggung utama Agora.

Penangung jawab pada sesi diskusi di Paviliun Indonesia, Slamet Rahadjo mengakui bahwa penampilan tim kesenian Indonesia memberi warna khusus di sela-sela diskusi yang kadang cukup berat khususnya dalam acara bedah buku.

Tim kesenian Indonesia tampil di panggung Agora pada awal acara dan pada penutupan dengan menampilkan tarian zapin kipas oleh Variety Show, tari topeng Klana Bandopati dari Cirebon serta tari kelangan yang diciptakan Endang Caturwati dan ditutup dengan penampilan dari Rafli Kande.

Endang Caturwati mengatakan Direktorat Kesenian memfasilitasi kehadiran tim kesenian Indonesia di "Frankfurt Book Fair" dengan mengisi acara, karena buku tidak lepas dari kebudayaan.

Budaya khususnya kesenian tidak bisa berdiri sendiri, dan sering kali menjadi inspirasi bagi penulisan buku seperti halnya film dan juga kuliner, ujar Endang Caturwati.

Selain untuk menarik minat pengunjung, kesenian juga menjadi promosi budaya dan pariwisata Indonesia yang pada akhirnya akan dapat menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.

-

Arsip Blog

Recent Posts