Payung dan Batik dalam Banyumas Extravaganza

Purwokerto, Jateng - Ajang "Banyumas Extravaganza 2015" pada tanggal 19 April diharapkan menarik minat wisatawan luar daerah untuk mengunjungi Banyumas, Jawa Tengah, kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banyumas Deskart Setyo Jatmiko.

"Agenda wisata budaya tahunan dalam rangka peringatan hari jadi Banyumas ini akan menjadi suatu atraksi yang menarik sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Banyumas," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Menurut dia, ajang "Banyumas Extravaganza 2015" mengusung tema "Payung Kalibagoran dalam Lambaian Batik Banyumasan".

Ia mengatakan bahwa tema tersebut ditujukan untuk membangkitkan kembali industri kerajinan payung kertas khas Kalibagor yang telah mati.

Oleh karena itu, kata dia, semua peserta "Banyumas Extravaganza 2015" akan membawa payung kertas terutama yang memeragakan busana batik Banyumasan.

"Sementara kelompok peserta lainnya minimal membawa dua payung kertas," katanya.

Lebih lanjut, Deskart mengatakan bahwa berdasarkan pendataan terakhir, ajang "Banyumas Extravaganza 2015" akan diikuti 83 grup kesenian yang terbagi dalam tiga kelompok, yakni Kelompok A untuk pelajar, Kelompok B untuk kecamatan, serta Kelompok C untuk organisasi kemasyarakatan dan perusahaan.

Menurut dia, ajang "Banyumas Extravaganza 2015" yang berupa parade budaya tersebut akan dimulai dari depan gedung Bioskop Rajawali atau Jalan S. Parman, Purwokerto.

Selanjutnya, kata dia, seluruh peserta akan berjalan menuju panggung kehormatan yang berlokasi di Alun-alun Purwokerto dengan menyusuri Jalan S. Parman, perempatan Srimaya, dan Jalan Jenderal Soedirman.

"Sebelum rombongan Banyumas Extravaganza tiba di panggung kehormatan, nantinya di tempat itu akan ditampilkan atraksi tarian calung atau lengger yang dimainkan 433 penari. Jumlah penari tersebut menunjukkan usia Banyumas, yakni 433 tahun," katanya.

-

Arsip Blog

Recent Posts