Kemdikbud Gelar Pameran Warisan Budaya Bawah Air

Jakarta - Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Pemuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menggelar pameran berjudul 'Rahasia Warisan Budaya Bawah Air'.

Pameran yang akan digelar di Mal Grand Indonesia antara 26 dan 31 Agustus itu bertujuan untuk mempublikasi bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa bahari yang sangat kaya.

Cagar budaya yang berada di air dapat berupa kapal dan pesawat yang tenggelam karena perang, badai, atau karam.

Tinggalan budaya yang tersisa dan tersimpan di bawah air inilah yang kemudian menjadi bukti bagi kita sebagai Bangsa Indonesia, bahwa dahulu nenek moyang kita merupakan bangsa bahari yang besar yang dapat menguasai lautan di Nusantara, bahkan ke mancanegara.

Di perairan Nusantara tersebar situs-situs cagar budaya bawah air. Tercatat terdapat 463 situs bawah air berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, 42 situs di antaranya telah diidentifikasi melalui kegiatan survey oleh Direktorat Peninggalan Bawah Air yang sekarang bergabung ke dalam Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.

Dalam kenyataannya, belum seluruh Cagar Budaya Indonesia, khususnya cagar budaya bawah air terlestarikan dengan baik.

Pasalnya, pelestarian cagar budaya bawah air sulit, penuh risiko, dan membutuhkan biaya yang besar untuk melakukan survey identifikasi cagar budaya bawah air dan pelestariannya.

Selain itu, cagar budaya bawah air seringkali terletak di lokasi yang sulit dijangkau dan belum dapat diawasi secara maksimal, sehingga sering terjadi perusakan dan pencurian.

Oleh karena itu diperlukan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan pelestarian ini.

Dalam pameran 'Rahasia Warisan Budaya Bawah Air' juga diselenggarakan beberapa kegiatan pendukung, yaitu acara talk show, workshop membuat keramik, workshop rekonstruksi gerabah, dan pemutaran film.

-

Arsip Blog

Recent Posts