Batam Siapkan Tahun Kunjungan Wisata 2010

Batam - Wali Kota Ahmad Dahlan dan Wakil Wali Kota Ria Saptarika punya cita-cita menjadikan Batam sebagai kota tujuan wisata dunia. Untuk mewujudkan itu, Pemko Batam punya program Visit Batam 2010 dan menargetkan kunjungan 1,5 juta turis asing.

Persiapannya, sudah dilaksanakan di tahun kedua kepemimpinan Dahlan-Ria. Seperti pembangunan sarana dan prasarana obyek wisata dengan menata sejumlah obyek wisata pantai dan pemugaran rumah tua.

Tahun 2007 lalu, Dinas Pariwisata menata tiga pantai dan membangun gedung kesenian. Di antaranya Pantai Tanjung Memban, Teluk Mata Ikan dan Pantai Melur.

Di Pantai Tanjung Memban yang berlokasi di Nongsa, Dinas Pariwisata Batam membangun gazebo, cottage, panggung hiburan, toilet, pintu gerbang, kios, papan peta wisata, dan jalan pedesterian. Pengeleloannya diberikan kepada masyarakat di bawah binaan Pemko Batam.

Di Pantai Teluk Mata Ikan, Pemko Batam juga melakukan hal yang sama. Tujuannya untuk menjadikan pantai tersebut sebagai tempat wisata publik. Sedangkan di Pantai Melur, yang sudah lama menjadi tempat wisata, Pemko membangun kios, tower pengawas pantai, dan pedesterian.

Pemko Batam juga memugar rumah tua Batubesar di Nongsa. Pemugaran tersebut sebagai langkah melestarikan nilai seni budaya Melayu. Rumah itu nantinya akan diisi dengan beragam pakaian dan alat-alat budaya Melayu. Seperti pelaminan, perkakas dapur dan lainnya.

Rumah tua tersebut juga akan diramaikan pertunjukan tarian-tarian Melayu. Pemko bersama biro-biro perjalanan, akan menjadikan rumah tua itu sebagai tempat kunjungan wisata, sekaligus juga bisa didatangi masyarakat Batam.

Di Belakang Padang, Pemko Batam juga merehabilitasi gedung kesenian Indra Sakti yang mulai rusak. Gedung itu, biasanya dijadikan tempat pagelaran kesenian oleh warga Belakang Padang.

Langkah tersebut, akan dilanjutkan dengan penataan tempat wisata lain tahun ini. Persiapan-persiapan itu, kata Wali Kota Ahmad Dahlan, adalah dalam upaya menyambut Batam sebagai kota tujuan wisata dunia, bersama Jakarta dan Bali.

”Kita berani membuat Visit Batam 2010 karena Batam punya letak yang strategis, SDM yang andal dan sarana yang memadai. Batam bersama Jakarta juga masuk dalam peta kunjungan dunia,`` tukas Dahlan.

Selain melakukan pembenahan dan penataan tempat wisata, Pemko Batam juga menggandeng pihak lain untuk menyukseskan Visit Batam 2010.

Dalam rapat kerja bidang kepariwisataan dan budaya, beberapa waktu lalu, Pemko Batam melakukan penekenan kerja sama dengan para pelaku usaha pariwisata dan institusi lainnya. Seperti BTPB, PHRI Batam, ASITA Batam, Ajahib, HPI Batam, asosiasi pelayaran, maskapai penerbangan, kepolisian dan lain-lain.

Sumber: Batam Pos (27 Februari 2008)
-

Arsip Blog

Recent Posts