Lomba Desain Batik Diikuti 163 Peserta

Kulon Progo, DIY - Lomba desain batik khas Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, diikuti 163 peserta dengan jumlah terbanyak berasal dari daerah itu, kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kulon Progo Eko Wisnu Wardhana.

"Lomba desain batik khas Kulon Progo juga diikuti peserta dari luar kabupaten ini. Namun jumlah karya desain batik yang masuk panitia dipastikan melebihi angka 163, karena banyak peserta yang mengirimkan dua karya. Jumlah peserta terbanyak adalah dari Kulon Progo yaitu 51 orang," katanya di Kulon Progo, Rabu.

Ia mengatakan, peserta juga datang dari berbagai wilayah di Jawa Tengah yang tercatat 25 orang. Peserta lainnya berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta dan luar Jawa.

"Jadwal pengumuman pemenang dijadwalkan pada 6 Mei 2012 dan sebelum pengumuman pemenang, tiga orang dewan juri akan memilih nominasi pemenang dan mempresentasikannya di depan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo," katanya.

Karya desain batik yang menang dalama lomba, katanya, rencananya diluncurkan pada Jum¿at (25/05) malam bersama waktunya dengan Festival Kesenian Rakyat di Desa Banjarasri, kompleks Boro Asri Menoreh.

Festival tersebut selain menyuguhkan berbagai seni tari hasil kolaborasi beberapa seniman sanggar tari di Kulon Progo, juga peragaan busana dan pameran dengan menyajikan desain batik peserta lomba, serta lelang batik tulis pemenang lomba.

Ia mengharapkan, melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kulon Progo itu, setelah diumumkan pemenangnya, desain batik yang menjuarai lomba dapat segera diproduksi dan diaplikasikan dalam bentuk pakaian jadi.

"Beberapa bulan kemudian diharapkan desain tersebut dapat dibuat versi batik capnya dan bisa digunakan oleh PNS, pamong desa, siswa sekolah, maupun karyawan di Kulon Progo. Namun meskipun desainnya sama, tetapi pemilihan warnanya diserahkan kepada perajin," katanya.

Ia mengatakan, Dinas Koperasi dan Disperindag Kulon Progo hingga saat ini telah mendata perajin batik yang siap memproduksi batik hasil lomba tersebut.

Hingga saat ini, katanya, paling tidak telah ada 14 perajin dan pengusaha yang sudah siap memproduksinya. "Diharapkan ke depannya dengan desain batik khas Kulon Progo ini dapat meningkatkan produksi batik para perajin sekaligus lebih menghidupkan produksi batik khas Kulon Progo," katanya.

-

Arsip Blog

Recent Posts