Pekanbaru, Riau - Jumlah wisatawan asing yang datang ke Pekanbaru, Riau pada 2010 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni tercatat 34 ribu orang.
"Ini lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 29 ribu orang. Riau menempati posisi ketiga terbanyak wisatawan asing yang datang ke Indonesia," ujar Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Riau, Yusrizal di Pekanbaru, Rabu (19/1).
Ia mengatakan, jumlah wisatawan asing terbanyak berasal dari Malaysia yang mencapai 60 persen dari total kunjungan disusul Singapura dan negara Eropa.
"Mayoritas wisatawan yang datang ke Riau mempunyai tujuan untuk berbisnis. Jadi belum sepenuhnya untuk menikmati pariwisata yang ada di Riau," jelas dia.
Ditambahkannya, jumlah wisatawan asing yang tujuannya untuk menikmati agenda wisata di Riau tidak terlalu banyak, karena agenda internasional yang ada baru acara bakar tongkang.
"Baru-baru ini ada agenda baru yakni berselancar di ombak Sungai Kampar yang dinamakan Bono. Tetapi karena baru, belum terlalu banyak yang mengetahuinya," kata Yusrizal.
Wisatawan asing tersebut masuk melalui beberapa pintu seperti Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Pelabuhan Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis dan Tembilahan. Saat ini, terdapat 40 even nasional yang berlangsung setiap tahunnya.
"Kita akan terus meningkatkan kegiatan berskala regional, nasional, dan internasional." tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memperbanyak promosi wisata terutama terkait upaya menuju visi misi Riau 2020 yakni menjadi pusat peradaban Melayu di Asia Tenggara.
"Saat ini di dunia terdapat setidaknya 20 juta rumpun Melayu. Jika Riau menjadi pusat peradaban, bukan tidak mungkin akan semakin banyak wisatawan yang datang ke Riau," ujar Yusrizal.
Sumber: http://www.mediaindonesia.com