Kawasan Mandalawangi Objek Wisata Off-Roader

Bandung, Jawa Barat – Kawasan Mandalawangi yang meliputi Kec. Paseh dan Ibun, Kab. Bandung, akan dijadikan kawasan objek wisata alam bagi para penggemar adventure (petualangan) atau off-roader. Kawasan tersebut mulai dari Kp. Walahir dan Cikahuripan, Desa Loa, Kec. Paseh hingga ke Kp. Garung dan kawasan Monteng Kamojang, Desa Laksana, Kec. Ibun. Jalur tersebut umumnya bisa digunakan para off-roader yang mengendarai sepeda motor, karena merupakan jalan setapak.

Menurut penggemar adventure yang tergabung dalam wadah Majalaya Adventure Lifestyle (MALS), Dian Supardiana, rute sekitar 45 km yang melintasi daerah perbukitan, hutan, dan gunung itu disediakan untuk menyalurkan hobi para penggemar adventure di wilayah Majalaya dan sekitarnya.

"Kami sudah mengusulkan dan membicarakannya dengan Perum Perhutani sebagai pemilik/pengelola hutan dan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) serta pihak terkait lainnya, untuk mendapatkan izin resmi penggunaan jalur atau trek tersebut. Kami optimis Perum Perhutani bisa mengizinkannya," kata Dian kepada "GM" di sela-sela menanam 1.450 pohon kayu putih yang dilakukan para off-roader yang berasal dari komunitas motor dan mobil jip (MALS) di kawasan Kamojang, Ibun, Sabtu (5/12).

Kegiatan penanaman yang dilakukan para off-roader itu melibatkan puluhan penggemar motor trail dan mobil jip. Dian mengatakan, penanaman ribuan pohon kayu putih dan damar yang dilakukan para penggemar adventure itu untuk menghapus kesan negatif yang selama ini dialamatkan kepada para pencinta motor dan mobil yang menjelajah ke daerah hutan.

"Kami selama ini dicap sebagai perusak atau penggaruk hutan. Untuk menghapus kesan negatif itu, kami menanam ribuan pohon di kawasan Kamojang yang sempat digunakan sebagai rute perjalanan para penggemar adventure," katanya yang diamini penggemar adventure lainnya, Guru Ace.

Penanaman pohon itu, tambahnya, untuk menunjukkan kepedulian para penggemar motor terhadap lingkungan. Pasalnya, kawasan Kamojang adalah penyangga dan daerah resapan air hujan sekaligus sebagai hulu Sungai Citarum.

Sementara itu, Ketua MALS, H. Yuniar Dahlan mengatakan, pihaknya berharap pihak terkait sebagai pengelola hutan mengizinkan lahannya dijadikan trek khusus bagi para penggemar petualangan alam yang hendak menikmati keindahan wilayah Bandung Selatan.

"Jalur khusus itu juga bisa digunakan untuk mengontrol hutan atau kondisi alam. Jadi, tidak hanya digunakan untuk adventure saja," katanya.

Ditambahkan Dian Supardiana, dengan adanya trek khusus, kawasan tersebut bisa dijadikan objek wisata alam. "Seperti trek khusus yang sudah biasa digunakan di jalur atau kawasan Oraytapa, Lembang, Cibuluh Nagreg, dan Gunung Puntang Kec. Cimaung, Kab. Bandung. Kawasan itu sudah lama menjadi jalur para pencinta motor trail," kata Dian.

Berdasarkan pemantauan "GM", untuk menikmati alam Kamojang, puluhan penggemar trail berusaha menerobos Hutan Kamojang sejauh 2 km. Mulai dari dataran Kamojang hingga tembus ke kawasan Kawah Kereta Api. Trek yang digunakan para off-roader adalah jalan setapak yang hanya cukup untuk sepeda motor. Bahkan, tidak sedikit jalur yang dilintasi merupakan tempat aliran air hujan.

"Ada juga jalur yang dibuat sendiri oleh para off-roader untuk melintasi kawasan tersebut. Jalur off-roader itu juga digunakan untuk mengontrol hutan oleh para petugas hutan yang berwenang," katanya.

Selain melintasi kawasan itu, mereka juga berusaha untuk menerobos jalur bebatuan yang sudah lama kurang produktif karena tertutup semak belukar. (engkos kosasih/"GM")**

-

Arsip Blog

Recent Posts