Parade Budaya Nusantara Tampilkan Budaya Atraktif

Batam, Kepulauan Riau - Memperingati Hari Jadi Kota Batam ke-108 dan dalam rangka mendukung Visit Batam 2010, Pemko Batam melalui Disparbud Kota Batam menggelar Parade Budaya Nusantara, Jumat (11/12). Parade tersebut akan berlangsung mulai pukul 14.30 sampai 16.30 WIB di kawasan Jodoh, Kota Batam.

Kadis Parbud Kota Batam, Guntur Sakti menuturkan parade ini menampilkan seni budaya yang atraktif dari masing-masing paguyuban se-Nusantara di Kota Batam. Tema parade nusantara yang diangkat adalah The Atractive of Culture Performance.

”Parade kali ini sengaja diangkat tema yang atraktif dengan tujuan agar atraksi ini benar-benar layak ditonton oleh masyarakat, baik itu masyarakat Batam maupun wisman yang berkunjung ke Batam,” kata Guntur, mengenai tema parade, Selasa (8/12).

Apabila animo peserta paguyuban Nusantara yang mengikuti parade cukup tinggi, sedangkan waktu pelaksanaan tidak cukup maka parade akan dilanjutkan sampai malam hari selepas maghrib. ”Kawasan Jodoh dan Nagoya di saat malam terang benderang, sehingga sangat memungkinkan pelaksanaan parade dilangsungkan sampai malam,” jelasnya.

Di antara kesenian yang akan tampil, sebut Guntur, seni teater Mak Yong dari Kepri, Debus dari Banten, Reog Ponorogo dari Jatim, Tari Parang dari NTT, Tari Mandau dari Kaltim, dan Tari Sisingaan dari Jabar. Sebagai langkah awal terselenggaranya acara ini, sebutnya, seluruh Ketua Paguyuban di Kota Batam telah mengikuti rapat sebanyak dua kali bersama Disparbud.

”Meski pun insentif yang diberikan cukup kecil, namun semangat dari seluruh paguyuban cukup tinggi untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Batam dan Visit Batam 2010,” ujar Guntur.

Parade ini, sebut Guntur mengambil start di samping Panorama Regency Hotel dan melakukan atraksi di Simpang Empat Bank Lippo, Jodoh. Kemudian jalan menuju finish di Nagoya Plaza Hotel atau Nagoya Hill. Masing-masing paguyuban hanya diberi waktu empat menit menampilkan atraksi kesenian daerahnya.

Agar masyarakat dapat tertib menyaksikan parade, ucap Guntur, panitia telah menyiapkan tiga tenda VIP dan satu panggung musik. Selama pelaksanaan parade, sebutnya, sejumlah ruas jalan ditutup sementara mulai pukul 13.00 WIB, seperti jalan simpang Apartemen Harmoni, perempatan McDonald, jalan raya depan Hotel Formosa, Komplek Graha Sulaiman, jalan menuju Sari Jaya, jalan samping Dana Graha, Van Hollano, dan jalan disamping Hotel Goodway.

”Kami menyampaikan permohonan maaf pada pengguna jalan jika event ini menganggu kelancaran arus lalu lintas. Namun kita harus memulai menyuguhkan sesuatu yang berbeda untuk membuat daya tarik Batam dengan menyajikan event-event di pusat keramaian,” tutur Guntur. (amr)

-

Arsip Blog

Recent Posts